Hubungan Pengelompokan Level Literasi terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas II SDN 1 Beleka Tahun Ajaran 2021/2022
DOI:
10.29303/jipp.v7i2.467Published:
2022-03-26Downloads
Abstract
Menghadapi era ke-21, siswa diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan dan menerapkan berbagai strategi penalaran dasar dan imajinatif saat membaca, mengarang, dan menangani masalah. Pengetahuan dapat diperoleh melalui berbagai kegiatan, salah satunya dengan membaca. Oleh karena itu, kemampuan membaca siswa harus dikembangkan. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran literasi (membaca) di sekolah adalah pendekatan “Semua Anak Cerdas†(SAC). Dalam pendekatan SAC siswa-siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat atau level kemampuannya dengan tidak memperhatikan berapa usia siswa tersebut, dan dalam hal ini model pembelajaran semacam ini telah terbukti berhasil dalam mengurangi anak-anak buta huruf di berbagai negara. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelompokkan level literasi, mengidentifikasi kemampuan membaca siswa dan mengidentifikasi ada atau tidaknya hubungan pengelompokkan level literasi terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SDN 1 Beleka tahun ajaran 2021/2022 serta bagaimana tingkat dari hubungan tersebut. Jenis penelitian ini adalah korelasional serta populasi dalam penelitian ini ialah 52 siswa yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan uji analisis deskripstif, uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis sedangkan untuk teknik penyajian data dalam bentuk histogram. Hasil identifikasi pengelompokkan level literasi dan hasil kemampuan membaca siswa menunjukkan dalam kategori cukup dan baik serta uji hipotesis dalam penelitian ini digunakan rumus Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan N=52 pada signifikansi 5%, diperoleh hasil 0.869 (rhitung) > 0.195 (rtabel), maka hipotesis (Ha) yang diajukan diterima. Maka, dapat di tarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara pengelompokkan level literasi terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SDN 1 Beleka tahun ajaran 2021/2022.
Keywords:
Pengelompokan Level Literasi Kemampuan MembacaReferences
Amariana, A. (2012). Keterlibatan Orangtua dalam Perkembangan Literasi Anak Usia Dini. Skripsi: Universitas Muhammadiah Surakarta.
Atmazaki (2017). Gerakan Literasi Nasional. Jakarta: TIM GLN Kemendikbud
Erfan, M., Maulidya, M. A., Affandi, L. H., Rosyidah, A. N., Oktaviyanti, I., & Hamdani, I. (2021). Identifikasi Wawasan Literasi Dasar Guru dalam Pembelajaran Berbasis Level Kemampuan Siswa. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar. 7(1): 1-18
Kemdikbud (2003). Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara RI Tahun 2003, No. 20. Sekretariat Negara. Jakarta
Kemdikbud (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2015 Gerakan Literasi Sekolah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015, No. 23. Jakarta
Muammar (2020). Membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Mataram: Sanabil
Musaddat, S. (2015). Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Mataram: Universitas Mataram
Musthafa, B. (2008). Dari Literasi Dini ke Literasi Teknologi. Bandung: Center of Research on Education and Sociocultural Transformation
Rahim, F. (2007). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara
Sugiyono (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta
Trilling, B and Fadel C. (2009). 21 st Century Skills, Learning for Life in Our Time. San Franscisco: Josey-Bass
klik di sini 


















