Analisis Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas V SDN 43 Ampenan Tahun Ajaran 2021/2022
DOI:
10.29303/jipp.v6i4.340Published:
2022-01-12Downloads
Abstract
Salah satu cara mengembangkan kemampuan menulis puisi adalah dengan menumbuhkan minat membaca siswa, tidak membatasi imajinasi siswa, menghargai serta mendukung karya tulis siswa. Dalam menulis puisi sangat perlu diperhatikan aspek pendukung seperti tema, rasa, nada, amanat, diksi, citraan (imajiner), gaya, dan rima serta penulisan kata atau ejaan yang baik dan benar sesuai dengan standar Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN 43 Ampenan dari segi unsur-unsur puisi seperti tema, diksi, rima, imajinasi dan amanat. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen berupa puisi karya siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kemampuan siswa pada aspek tema memproleh persentase rata-rata 86,25% dengan ketegori sangat baik dan jenis tema yang dominan digunakan yaitu tema tentang orang tua, sekolah, lingkungan dan sahabat. Untuk aspek diksi memperoleh persentase rata-rata 85% dengan kategori baik, aspek rima memperoleh persentase rata-rata 60% dengan ketegori cukup, aspek imajinasi memperoleh persentase rata-rata 46,25% dengan ketegori cukup dan kata imaji yang digunakan yaitu citraan penglihatan, citraan pendengaran dan citraan penciuman, dan untuk aspek amanat memperoleh persentase rata-rata 86,25% dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN 43 Ampenan dalam kategori cukup baik, yaitu rata-rata 72,75%.
Keywords:
Analisis Kemampuan Menulis PuisiReferences
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta.
Afifah (2009). Pengajaran Puisi Sebuah Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
A.Bakar, Rosdiana (2009). Pendidikan Suatu Pengantar. Bandung: Citapustaka Media Perintis.
Aminuddin (2015). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Hepta, Aju Lestari (2016). Analisis Kemampuan Menulis Puisi Anak pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar SDN 20 Kota Bengkulu. Bengkulu: Univeritas Bengkulu.
Jabrohim, et al. (2009). Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Putaka Pelajar.
Kusumaningsih & Dewi, et al. (2013). Terampil Bahasa Indonesia. Yogyakarta:ANDI
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
Nurgiyanto, Burhan (2005). Sastra Pengantar Pemahaman Dunia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Nasrini (2019). Kemampuan Menulis Puisi Anaka Peserta Didik Kelas V Mis Ainius Syamsi. Makassar: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Trabiah Dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Nurhasanah (2019). Analisis Puisi Karya Siswa Kelas V SDN 21 Cakranegara. Mataram: Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fkip Universitas Mataram.
Nugrahani, Farida (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahas. Solo: Cakra Books.
Permendikbud Republik Indonesia Nomer 54 (2013). Tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Pradopo, Rahmat Djoko (2012). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas Press.
Rubiah (2016). Problematika Menulis Puisi Siswa SDN Kidal. Malang: Jurusan Sastra Indoneia, Fakultar Satra, Universitas Negeri Malang.
Suryani Irma (2018). Kemampuan Menulis Puisi Bebas Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jambi: Universitas PGSD FKIP Indonesia. http://online-journal.unja.ac.id/indek.php/gentala.
Sugiyono (2017). Metode Penelitian Pendidik Kuantitaif, Kualitatif, & R&D). Bandung: Alfabeta.
Tarigan, H.G. (1985). Menulis Sebagai Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Widjojoko, Handayani, et al. (2019). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menulis Puisi Serta Implikainya Dalam Pengajaran Bahasa Di Kelas IVA SD Negeri Banjarsari. Serang: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Kampus Daerah Serang, Universitas Pendidikan Indonesia.
Wardoyo, Sigit Mann (2013). Teknik Menulis Puisi. Yogyakarta: Graha Iimu.
klik di sini 


















