Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Open Access
Peer Reviewed

Pelestarian Budaya Suku Sasak Guna Mendongkrak Pariwisata Halal di Pulau Lombok

Authors

M. Samsul Hadi , Rizki Wahyuni , Bq Intan Setiawati Rinjani , Jannatul Hidayah , Siti Rahmawati

DOI:

10.29303/jipp.v10i4b.4274

Published:

2025-12-11

Downloads

Abstract

Budaya lokal merupakan bagian penting dari identitas suatu masyarakat dan memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Dalam konteks Pulau Lombok, budaya Suku Sasak menjadi salah satu unsur utama yang memperkuat karakter destinasi wisata berbasis nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk pelestarian budaya Suku Sasak yang masih bertahan hingga saat ini serta menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan pariwisata halal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, sebagai pusat aktivitas wisata sekaligus kawasan dengan praktik budaya Sasak yang masih hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya Sasak berlangsung melalui berbagai tradisi seperti Presean, Bau Nyale, Nyongkolan, seni Gendang Beleq, kerajinan tenun, serta kuliner khas berbahan halal. Keseluruhan praktik budaya tersebut tidak hanya menjaga identitas masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan Muslim. Pelibatan generasi muda dan lembaga adat terbukti memperkuat keberlanjutan tradisi, meskipun masih terdapat tantangan berupa pengaruh modernisasi dan penurunan minat sebagian masyarakat terhadap kegiatan budaya. Kesimpulannya, pelestarian budaya Suku Sasak memiliki peran strategis dalam memperkuat citra Lombok sebagai destinasi wisata halal. Keberlanjutan budaya ini bukan hanya menjaga warisan lokal, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif dan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Keywords:

Kearifan lokal, Lombok, Pariwisata halal, Pelestarian budaya, Suku Sasak

References

Ardika, I. (2018). Budaya dan Pariwisata: Perspektif Indonesia. Jakarta: Kencana.

Aziza, R. (2022). Integrasi budaya lokal dalam pengembangan pariwisata halal di Lombok. Tourism and Culture Review, 14(2), 70–82.

Bahroni, A., Widiawati, N., & Rahman, F. (2021). Strategi pelestarian budaya lokal melalui dokumentasi dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 6(1), 55–67.

Battour, M., & Ismail, M. N. (2016). Halal tourism: Concepts, practices, challenges and future. Tourism Management Perspectives, 19, 150–154.

Budiwanti, E. (1999). Islam Sasak: Wetu Telu versus Wetu Lima. Yogyakarta: LKiS.

Budiwanti, E. (2014). Pelestarian budaya dan tantangan modernisasi pada masyarakat Sasak. Jurnal Antropologi Indonesia, 35(1), 28–41.

Fitriani, S., & Naam, F. (2025). Evaluasi pengembangan pariwisata halal berbasis komunitas di Lombok. Journal of Islamic Tourism Studies, 5(1), 20–34.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Hardi, H. (2024). Wawancara lapangan mengenai pelestarian budaya Sasak. Lombok Tengah.

Harnon, M. (2016). Struktur sosial masyarakat Sasak dalam perspektif antropologi. Jurnal Budaya Nusantara, 3(2), 20–33.

Henderson, J. (2016). Halal food, certification and tourism: Implications for Indonesia. Tourism Review, 71(3), 77–89.

Hikmawan, Y. (2021). Nilai sosial dan religius dalam budaya Sasak. Jurnal Sosiologi Lokal, 2(2), 101–108.

Hobsbawm, E. (2013). The Invention of Tradition. Cambridge: Cambridge University Press.

Isnaeni, D., Salim, A., & Mukarom, Z. (2023). Revitalisasi budaya lokal melalui pendidikan dan desa wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 7(3), 110–118.

Japro, M. (2024). Wawancara lapangan mengenai festival budaya Sasak. Mandalika.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Mahsun. (2017). Bahasa Sasak sebagai identitas budaya. Jurnal Bahasa dan Sastra Nusantara, 4(2), 50–60.

Muliadi, A., & Asyari, I. (2024). Tantangan pelestarian budaya di era globalisasi. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 11(1), 30–40.

Mustofa, A. (2023). Cultural capital dan daya tarik wisata berbasis budaya lokal. Jurnal Pariwisata Indonesia, 12(2), 55–62.

Nugroho, A. (2018). Pariwisata berbasis budaya sebagai strategi pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Daerah, 9(1), 95–105.

Publine Journal. (2024). Analisis nilai edukatif tradisi Peresean dan Merariq. Publine Journal of Culture, 3(1), 45–60.

Rahma, F. (2022). Pelestarian nilai budaya dalam masyarakat multikultural. Jurnal Sosial Humaniora, 10(1), 40–50.

Rahman, A. (2020). Pelestarian budaya dalam konteks modernisasi. Jurnal Antropologi Kontemporer, 5(1), 60–72.

SAGE Journals. (2024). Halal tourism development and local culture in Indonesia. International Journal of Halal Tourism Studies, 8(1), 18–32.

Saputra, W. (2024). Arsitektur tradisional Sasak dan nilai filosofisnya. Journal of Local Architecture, 5(1), 34–48.

Sedyawati, E. (2012). Keberlanjutan Seni dan Budaya Nusantara. Jakarta: Gramedia.

Sunandi, I., & Isep, S. (2023). Modernisasi dan perubahan nilai budaya lokal. Jurnal Humaniora Indonesia, 4(2), 88–97.

Sutrisno (dalam Rahma, 2022). Pelestarian budaya dan relevansinya di era modern.

Sztompka, P. (2004). Sociology of Social Change. Oxford: Blackwell Publishing.

Tilaar, H. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Ulil Albab Institute. (2024). Dokumentasi etnofotografi desa adat Lombok. Lombok Tengah.

Wahyudi, A. (2024). Revitalisasi situs budaya Sasak sebagai daya tarik wisata. Journal of Cultural Conservation, 6(2), 55–70.

Widiawati, N. (2022). Strategi pelestarian budaya melalui wisata budaya. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 4(3), 70–82.

Widodo, S. (2018). Tantangan pelestarian budaya di tengah globalisasi. Jurnal Kebudayaan, 7(2), 85–95.

Yoeti, O. (2010). Wisata Budaya dan Pengembangan Destinasi. Jakarta: Pradnya Paramita.

Yoeti, O. (2013). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Author Biographies

M. Samsul Hadi, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Rizki Wahyuni, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Bq Intan Setiawati Rinjani, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Jannatul Hidayah, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Siti Rahmawati, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Hadi, M. S. ., Wahyuni, R. ., Rinjani, B. I. S. ., Hidayah, J. ., & Rahmawati, S. . (2025). Pelestarian Budaya Suku Sasak Guna Mendongkrak Pariwisata Halal di Pulau Lombok. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4b), 170–177. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i4b.4274

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.