Pengembangan Buku Ensiklopedia Burung Air Di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Kabupaten Tanah Laut Dalam Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
DOI:
10.29303/jipp.v11i1.4771Published:
2026-02-28Downloads
Abstract
Abad ke-21 menuntut siswa untuk menguasai keterampilan berpikir kritis sebagai bagian dari kompetensi 4C yang penting. Salah satu cara efektif untuk menumbuhkan keterampilan ini adalah melalui penggunaan materi pembelajaran inovatif, seperti ensiklopedia tematik. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan ensiklopedia burung air berbasis kawasan mangrove Sungai Bakau sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research (EDR) dengan menggunakan desain evaluasi formatif Tessmer, yang terdiri dari analisis pendahuluan, evaluasi diri, pengujian satu lawan satu, pengujian kelompok kecil, dan pengujian lapangan. Hasil menunjukkan bahwa ensiklopedia yang dikembangkan memenuhi standar validitas, dengan skor rata-rata 3,70 dari evaluasi ahli. Dari segi kepraktisan, ensiklopedia tersebut mendapat peringkat baik untuk kepraktisan konten (skor rata-rata 3,75), kepraktisan yang diharapkan (86%), dan kepraktisan aktual (87%). Mengenai efektivitas, efektivitas yang diharapkan mencapai 83,40%, sedangkan efektivitas aktual mencapai 92,30%, menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dan respons pengguna yang positif. Kesimpulannya bahwa ensiklopedia burung air berbasis kawasan mangrove Sungai Bakau sebagai media pembelajaran layak untuk digunakan dan dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Keywords:
Burung Air, Ensiklopedia, Hutan Mangrove Sungai Bakau, Keterampilan Berpikir Kritis.References
Adawiyah, R., Zaini, M., & Kaspul, K. (2023). Kepraktisan ensiklopedia famili Myrtaceae koleksi Kebun Raya Banua untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(1), 27–35. DOI: https://doi.org/10.33059/jj.v10i1.7385
Afifah, K. E., Mahrudin, M., & Irianti, R. (2022). Kajian etnobotani Donax canniformis (bamban) berbentuk buku ilmiah populer. JUPEIS, 4(3), 75–84. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol1.Iss4.330
Arnyana, I. B. P. (2019). Pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi 4C (communication, collaboration, critical thinking and creative thinking) untuk menyongsong era abad 21. Prosiding Konferensi Nasional Matematika dan IPA Universitas PGRI Banyuwangi, 1(1). From: file:///C:/Users/limlo/Downloads/Makalah-1.pdf
Dama, W., Latjompoh, M., & Ibrahim, M. (2022). Development of bird diversity supplement book in the Limboto Lake area, Gorontalo Province. Jurnal Nukleus, 9(1), 34–42. DOI: https://doi.org/10.36987/jpbn.v8i3.3345
Elfidasari, D. (2007). Jenis interaksi intraspesifik dan interspesifik pada tiga jenis kuntul saat mencari makan di sekitar Cagar Alam Pulau Dua Serang, Provinsi Banten. Biodiversitas, 8(4), 266–269. DOI: https://doi.org/10.13057/biodiv/d080404
Facione, P. A. (1990). Critical thinking: A statement of expert consensus for purposes of educational assessment and instruction – The Delphi Report. California Academic Press.
Fitriani, R., Mahrudin, M., & Irianti, R. (2023). Validitas e-booklet keanekaragaman jenis ikan di Sungai Irigasi Rawa Desa Tanipah Kecamatan Mandastana pada konsep Animalia. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Ekosistem dan Sains, 5(3), 77–85. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol2.Iss1.409
Hamidah, H., & Mahrudin, M. (2022). Etnobotani Areca catechu L. (pinang) suku Dayak Bakumpai berbentuk buku ilmiah populer. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Ekosistem dan Sains, 4(2), 55–62. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol1.Iss4.322
Irwanto. (2006). Keanekaragaman fauna pada habitat mangrove. Yogyakarta.
Joyce, B., & Weil, M. (1992). Models of teaching (4th ed.). Allyn and Bacon.
Meidina, J., Zaini, M., & Irianti, R. (2025). Validitas buku ensiklopedia kelas Mamalia di hutan pantai Tabanio untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. (In press).
Mulkan, R., Soendjoto, M. A., & Dharmono, D. (2022). Practicality of popular scientific books on herbs of Tabanio Coastal Forest, Indonesia. Bio-Inoved: Jurnal Biologi Inovatif, 4(1), 11–20. DOI: http://dx.doi.org/10.20527/bino.v4i3.13789
Mustafa, P. S., & Roesdiyanto, R. (2021). Penerapan teori belajar konstruktivisme melalui model PAKEM dalam permainan bolavoli pada sekolah menengah pertama. Jendela Olahraga, 6(1), 50–56. DOI: https://doi.org/10.26877/jo.v6i1.6255
Najwa, N., & Hardiansyah, H. (2023). Validitas buku saku elektronik SMA tentang keanekaragaman Poaceae di kawasan persawahan Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Ekosistem dan Sains, 5(2), 66–72. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.662
Nugraha, M. D., Setiawan, A., Iswandaru, D., & Fitriana, Y. R. (2021). Keanekaragaman Spesies Burung Di Hutan Mangrove Pulau Kelagian Besar Provinsi Lampung. Jurnal Belantara, 4(1), 56-65. DOI: 10.29303/jbl.v4i1.570
Prasetyo, A. (2015). Ensiklopedia komputer digital berbasis multimedia [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta].
Rahmah, S. M., Dharmono, D., & Putra, A. P. (2021). Ethnobotany study of bungur (Lagerstroemia speciosa) in Tamiang Hill Forest as a popular scientific book. BIODIK, 7(2), 89–97. DOI: https://doi.org/10.22437/bio.v7i01.12048
Riefani, M. K., & Soendjoto, A. M. (2013). Keragaman jenis burung air di kawasan Selat Sebuku Kotabaru, Kalimantan Selatan. Jurnal Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya, 15(8).
Zaini, M. (2019). Penelitian desain pendidikan: Aplikasi teori ke dalam praktik. Penebar Media Pustaka.
Zimmerman, B. J., & Martinez-Pons, M. (1988). Construct validation of a strategy model of student self-regulated learning. Journal of Educational Psychology, 80(3), 284–290. DOI: https://doi.org/10.1037/0022-0663.80.3.284
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Radhin Billah, Kaspul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















