Analisis Proses Berpikir Matematis Mahasiswa Pada Pembuktian Prinsip Matematika
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4864Published:
2026-05-22Downloads
Abstract
Proses berpikir matematis merupakan kemampuan untuk memahami, menganalisis dan menyelesaikan masalah melalui prosedur yang logis. Proses ini menjadi penting karena meningkatkan analisis, logika, memecahkan masalah, mengembangkan kreativitas, meningkatkan komunikasi ataupun meningkatkan dalam menghadapi tantangan khusunya pada pembuktian prinsip matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir matematis mahasiswa pada pembelajaran Analisis Riil. Metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan penelitian ini deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Tes yang di maksud pada penelitian ini adalah tes untuk melihat kemampuan berpikir matematis mahasiswa, kemudian untuk wawancara untuk mengetahui menggali secara oral kemampuan berpikir matematis mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) Mahasiswa yang dapat menjawab soal dengan benar melewati tahapan entry, attack, dan review dengan maksimal, b) Mahasiswa yang menjawab sebagian benar melewati masa entry dengan baik, tetapi kurang baik dalam melalui tahapan attack dan review, dan c) Mahasiswa yang menjawab salah semua melewati semua tahapan Mason dengan kurang baik.
Keywords:
Mason, proses berpikir, kualitatif,References
Adi, S. W. (2012). Proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika berdasarkan dimensi Healer. Kontribusi Pendidikan Matematika dan Matematika dalam Membangun Karakter Guru dan Siswa.
Anjani, R. (2017). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa gaya belajar accommodator dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika di kelas VIII SMP Negeri 6 Muaro Jambi. Jurnal Pendidikan Matematika.
Aspers, P., Corte, U. What is Qualitative in Qualitative Research. Qual Sociol, 42, 139–160 (2019). https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7
Beyer, B. K. (1987). Practical strategies for the teaching of thinking. Allyn & Bacon.
English, L. D., & Kirshner, D. (Eds.). (2015). Handbook of international research in mathematics education. Routledge.
Erawati, N. K. (2018). Penerapan siklus ACE APOS pada mata kuliah analisis riil. EMASAINS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 7(1), 22–28.
Faizah, S., Sa’adah, N., & Zayyadi, M. (2023). Level berpikir probabilistik mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan masalah distribusi peluang gabungan. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 1129–1140.
Husna, A., Hanggara, Y., & Agustyaningrum, N. (2020). Proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika ekonomi ditinjau dari kecerdasan logis matematis. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(4), 1283–1292.
Kertiyani, N. M. I., & Sarjana, K. (2022). Analisis kesulitan mahasiswa dalam mata kuliah analisis riil dengan sistem hibrid. Aksioma, 11(2), 117–122.
Kristayulita, K. (2020). Pengembangan bahan ajar mata kuliah analisis real untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA), 2(2), 66–80.
Lestari, E. F. (2020). Strategi pembelajaran kreatif untuk meningkatkan hasil belajar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 7(1), 50–62.
Martin, S. N., Gusteti, M. U., & Wulandari, S. (2023). The analysis of reflective thinking skill of mathematics education students on mathematical problem solving. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2698, No. 1). AIP Publishing.
Mason, J., Burton, L., & Stacey, K. (2010). Thinking mathematically. Pearson Education.
Munandar, U. (2009). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.
National Education Association. (2012). Preparing 21st century students for a global society: An educator’s guide to the “Four Cs”. NEA.
Nugroho, A. A., & Dwijayanti, I. (2016). Proses berpikir mahasiswa ditinjau dari kemampuan metakognitif awal dalam pemecahan masalah matematis. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika, 9(1).
Pamungkas, M. D., Rahmawati, F., & Apriliyani, M. N. (2021). Analisis proses dynamic thinking dalam menyelesaikan soal geometri analitik ruang. Didactical Mathematics, 3(2), 59–67.
Park, J. H., Niu, W., Cheng, L., & Allen, H. (2021). Fostering creativity and critical thinking in college: A cross-cultural investigation. Frontiers in Psychology, 12, 5041.
Perbowo, K. S., & Pradipta, T. R. (2017). Pemetaan kemampuan pembuktian matematis sebagai prasyarat mata kuliah analisis real mahasiswa pendidikan matematika. KALAMATIKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 81–90.
Rosyadi, A. A. P. (2021). Analisis berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 1–13.
Sari, M. A. (2017). Berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika.
Wahyuni, M. (2017). Analisis problematika perkuliahan analisis real. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 135–149.
Widodo, S., Santia, I., & Jatmiko, J. (2019). Analisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa pendidikan matematika pada pemecahan masalah analisis real. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 4(2).
Yohanie, D. D., Botchway, G. A., Nkhwalume, A. A., & Arrazaki, M. (2023). Thinking process of mathematics education students in problem solving proof. Interval: Indonesian Journal of Mathematical Education, 1(1), 24–29.
License
Copyright (c) 2026 Ketut Sarjana, Ni Made Intan Kertiyani, Ulfa Lu'luilmaknun, Eka Kurniawan, Gilang Primajati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















