Analisis Problematika Pembelajaran Kimia Berbasis Etno-STEM dari Aspek Kurikulum
DOI:
https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2c.574Keywords:
Etno-STEM, Kurikulum 2013, Problematika Pembelajaran Kimia.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran kimia berbasis etno-STEM dari aspek kurikulum. Metode dalam penelitian ini adalah mix methode yaitu menggabungkan antara kuantitatif dan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah guru kimia se pulau Lombok dengan jumlah 25 guru. Problematika pembelajaran berbasis etno-STEM dalam kurikulum 13 menunjukkan bahwa guru merasa kesulitan dalam merencanakan pembelajaran berbasis etno-STEM yaitu 24 orang guru. Guru juga mengalami kesulitan dalam Proses pembelajaran berbasis etno-STEM. Hal ini terlihat hanya 1 orang yang pernah melakukan pembelajaran etno-STEM. Guru juga mengalami permasalahan dalam menyusun penilaian sesuai etno-STEM dalam K13, hanya 1 orang yang sesuai etno-STEM. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan kurikulum 2013 sebagian guru telah melakukan, tapi pembelajaram berbasis etno-STEM hamya 1 guru yang pernah melakukan.
References
Jusnita & Anwar (2018). Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Kota Ternate. Jurnal Pendidikan. 16(1). Tersedia dalam http: //ejournal. unkhair. ac. id/index. php/ edu/ article/ view/ 616. Diakses pada tanggal 2 Januari 2019.
Retnawati, Heri (2015). Hambatan Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama Dalam Menerapkan Kurikulum Baru. 1(2). Jurnal Pendidikan. Tersedia dalam Journal. uny. ac. id/index. php./ cp/ article /view /7694. Diakses pada tanggal 6 Desember 2018.
Setiadi, Hari (2016). Pelaksanaan Penilaian Pada Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. 20 (2). Tersedia dalam http://journal.uny.ac.id/index.ph p/jpep. Diakses pada tanggal 3 Januari 2019.
Wahyuni, Ni L.E.P., Marhaeni, A.A.I.N., & Suastra, I W. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berorientasi Budaya Lokal terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus IX Kecamatan Banjar. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4.
Sagung, A. A. O. V. W., Lasmawan, I W., & Natajaya, I N. (2014). Pengaruh Model Matematika UMS Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Tanggung Jawab Belajar dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Selatan. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4.
Suastra, I W., Tika, K., & Karyasa, N. (2011). Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal untuk Mengembangkan Kompetensi Dasar Sains dan Nilai Kearifan Lokal Di SMP. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan. 5(3), 258-273.
Zamista, Adelia A., (2018). Increasing Persistence of Collage Students in Science Technology Engineering and Mathematic (STEM). Curricula: Journal Of Teaching and Learning. 3(1):22-31. http://dx.doi.org/10.22216/jcc.v3i1.1308
Lestari, T. P., Sarwi, & Sumarti, S. S. (2018). STEM Based Project Based Learning Model to Increase Science Process and Creative Thinking Skills of 5th Grade . Journal of Primary Education. Universitas Negeri Semarang.
White, D. W. (2014). What is STEM education and why is it important. Florida Association of Teacher Educators Journal, 1(14), 1-9.
Zulfa, A. R., & Rosyidah, Z. (2020). Analysis Of Communication Skills Of Junior High School Students On Classification Of Living Things Topic. Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 1(1), 78–92.
Zulhadi (2019). Peningkatan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran inquiry pada mata pelajaran SKI di kelas X MA. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 8–14.
Vennix, J., den Brok, P., & Taconis, R. (2018). Do outreach activities in secondary STEM education motivate students and improve their attitudes towards STEM?. International Journal of Science Education, 40(11), 1263–1283.
Jannah, F., Fadly, W., & Aristiawan, A. (2021). Analisis karakter rasa ingin tahu siswa pada tema struktur dan fungsi tumbuhan. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(1), 1–16
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















