Pengaruh Permainan Penyae Terhadap Kemampuan Berhitung Matematika Siswa Kelas II SD Yayasan Hadi Sakti Tahun Ajaran 2022
DOI:
10.29303/jipp.v7i4b.903Published:
2022-12-21Downloads
Abstract
Siswa kelas II SD Yayasan Hadi Sakti memiliki kemampuan berhitung yang masih dibawah rata-rata, hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang belum mencapai nilai KKM pada mata pelajaran matematika. KKM pada mata pelajaran matematika di SD Yayasan Hadi Sakti di adalah 75, sedangkan di kelas II mendapat rata-rata nilai yaitu 60. Untuk mengatasi masalah tersebut mata pelajaran matematika dapat dikolaborasikan dengan permainan tradisional, salah satunya adalah permainan penyae. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh permainan penyae terhadap kemampuan matematika siswa kelas II. Penelitian berlokasi di SD Yayasan Hadi Sakti kelurahan Bertais, kecamatan Sandubaya, kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan desain one group pretest-posttest (satu kelompok pretest-posttest). Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 17 siswa, diantaranya 8 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan berhitung, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan rata-rata nilai dalam pretest dan posttest sebesar 26,76, pretest mendapatkan nilai rata-rata 59,71 dan posttest mendapat nilai rata-rata 86,18. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test didapatkan nilai signifikasi 0,00 dengan ketentuan jika <0,05 maka ada perbedaaan nilai rata-rata pretest dan posttest. Sehingga kesimpulan dari penelitian adalah permainan penyae berpengaruh terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II SD Yayasan Hadi Sakti.
Keywords:
kemampuan berhitung, matematika SD, permainan penyae.References
Ardini, P. P., & Lestariningrum, A. (2018). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini (Sebuah Kajian Teori dan Praktik). Kediri: CV Adjie Media Nusantara.
Hasyim, H. (2016). Teknik-Teknik Observasi. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Semarang
Heruman (2012). Model Pembelajaran Matematika Disekolah Dasar. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya).
Hestyaningsih, L. & Pratisti,W.D. (2021). Efektivitas Permainan Tradisional Dakon untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Anak Tunagrahita. Surakarta
Hudoyo, H. (1990). Strategi Mengajar Belajar Matematika. Malang: IKIP Malang.
Isnandar, K. (1999). Matematika dasar. (Jakarta: Gelora Aksara Pratama).
Riswandi (2017). Pengaruh Permainan Tradisional Bebentengan Terhadap Kecepatan Lari Sprint Siswa SD. Jurnal Kependidikan Jasmani dan Olahraga, 1(2), 29–34. Diambil dari https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1555013
Rosyidah, A, N, K. et al. (2020). Pengaruh Model Problem-Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sd. Mataram.
Siregar, N. & Lestari, N. (2018). Peranan Permainan Tradisional Dalam Mengembangkan Kemampuan Matematika Anak Usia Sekolah Dasa. Medan.
Sugiyono (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suherman, Erman et al. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung : JICA.
Susilawati, E. (2021). Modifikasi Permainan Tradisional “Congklak†Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal mutiara ners
Tyaz, R. R. (2016). bitingan, Permainan Masa Kecil Menantang Adrenalin. https://www.ranirtyas.com/2016/01/penyae-permainan-masa-kecilmenantang.html, diakses pada tanggal 26 Februari 2022
Wote, A. et al. (2020). Meningkatkan Kemampuan Berhitung Melalui Media Congklak Pada Siswa Kelas II SD Inpres Wosia. Halmahera.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















