Implementasi Teori Kognitif Sosial Bandura Melalui Media Video Animasi Cerita Rakyat Bali Untuk Meningkatkan Pendidikan Moral Siswa Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.1950Published:
2024-02-28Downloads
Abstract
Sekolah memegang peranan penting dalam hal memberdayakan peserta didik sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penyiapan lingkungan pembelajaran yang tepat berdampak pada situasi pembelajaran. Pembelajaran bermakna menjadikan peserta didik akan lebih mudah dalam mempelajari beragam jenis kemampuan baik pada ranah afektif, kognitif, maupun psikomotorik. Ketercapaian prestasi belajar peserta didik yang optimal secara tidak langsung akan meningkatkan fungsi dan peran sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya terhadap masyarakat. Guru memiliki keleluasaan dalam menetapkan paradigma pembelajaran dengan tetap mengacu pada kurikulum. Salah satu paradigma pembelajaran yang dapat diterapkan adalah melalui implementasi teori kognitif sosial Bandura. Terdapat tiga komponen yang menjadi fokus perhatian, yaitu: (1) lingkungan yang memberi stimulus; (2) proses kognitif dalam diri peserta didik; serta (3) modifikasi perilaku. Implementasi teori kognitif sosial bandura dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: (1) penyiapan profil kepemimpinan guru sebagai model; (2) penyerapan kultur lokal sebagai basis perilaku model; (3) penciptaan iklim pembelajaran kolaboratif; (4) penguatan self-efficacy, serta (5) penguatan Pendidikan moral melalu media video animasi cerita Rakyat Bali. Inti dari teori kognitif sosial Bandura adalah penyediaan sumber-sumber perilaku model baik oleh guru maupun peserta didik.
Keywords:
Kognitif sosial Bandura, pembelajaran, perilaku model, self-efficacyReferences
Anonim (2017). Karakter Generasi Muda Bangsa,” in Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun, 1(1), 339–343.
Balinese Cultural Center (2019). "Preserving Culture Through Animated Narratives: A Case Study on Balinese Folktales." Journal of Cultural Preservation, 15(2), 112-130.
Davis, F., & Smith, J. (2018). "Utilizing Bandura's Social Cognitive Theory in Moral Education: A Comprehensive Review." Journal of Moral Education, 47(3), 285-302.
Djohar and Istiningsih (2017). Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam Kehidupan Nyata. Yogyakarta: Suluh Media.
F. Aboud, R. Case, F. Craik, D. Hebb, B. Kolb, and I. Whishaw (2014). “Biography: Albert Bandura.
J. L. Nolen (2019). “Albert Bandura AMERICAN PSYCHOLOGIST,” Encyclopaedia Britannica. Encyclopaedia Britannica.
M. Zhou & D. Brown (2017). Educational Learning Theories, 2nd ed.
Nugraha, B. (2021). Terungkap Peran 3 Oknum TNI dalam Kasus Tabrak Lari di Nagreg. Viva.Co.Id.
Nur, L. M. (2020). Polisi Tangkap 8 Bocah SD karena Mencuri di Vihara Makassar. INewsSulsel.Id. https://sulsel.inews.id/berita/polisi-tangkap-8-bocah-sd-karena-mencuri-di-vihara-makassar
Nurdyansyah. (2019). Media Pembelajaran Inovatif (Pandi Rais (ed.)). Umsida Press.
Nurmawati, L. (2019). Pengaruh Film Animasi adit dan Sopo Jarwo terhadap Perkembangan Moral. Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan, 1(2), 137-151
P. Priyambodo & R. P. Situmorang (2017). Antigen-Antibodi Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Q. N. Laila (2015). “Pemikiran Pendidikan Moral Albert Bandura,” J. Progr. Stud. PGMI, III (1), 2015, doi: https://doi.org/10.36835/modeling.v2i1.45.
R. Faslah, (2011). “Pemanfaatan Internet Dalam Pengembangan Konsep IPS dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bermakna,” Econosains J. Online Ekon. dan Pendidik., 9(2), 161–170, doi: 10.21009/econosains.0092.07.
Smith, K., & Jones, M. (2020). "Interactive Learning Through Video Animation: A Case Study in Balinese Folktales." Educational Technology Research & Development, 68(5), 2365-2382.
Suparmi, S., & Isfandari, S. (2016). Peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja laki-laki dan perempuan di Indonesia. Indonesian Bulletin of Health Research, 44(2), 139.
Syamsuar, S., & Reflianto, R. (2019). Pendidikan dan tantangan pembelajaran berbasis teknologi informasi di era revolusi industri 4.0. E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2).
Tarsono (2010). “Implikasi Teori Belajar Sosial (Social Learning Theory) dari Albert Bandura dalam Bimbingan dan Konseling,” Psympathic, J. Ilm. Psikol., III (1), 29–36, 2010, doi: https://doi.org/10.15575/psy.v3i1.2174.
U. Rahmatika & A. Amrizal (2023). “Pemetaan Pembelajaran Biologi Berbasis Scientific Approach di SMA Negeri 1 Binjai,” J. Pelita Pendidik., 6(1), 28–35, 2023, doi: 10.24114/jpp.v6i1.9170.
Yusuf & B. Basuni (2023). “Konsep dan Indikator Pembelajaran Efektif,” J. Kaji. Pembelajaran dan Keilmuan, 1(2), 13–20.
Z. Lubis & S. Hasibuan, (2010). “Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Pendekatan Behavioristik Teknik
License
Copyright (c) 2024 Ni Nyoman Suantini, Ni Ketut Suarni, I Gede Margunayasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















