Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 39 Medan
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.4822Published:
2026-04-27Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) serta mendeskripsikan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-4 UPT SMP Negeri 39 Medan yang berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep matematis dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBM dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 34,48 pada tes awal menjadi 47,76 pada siklus I, dan meningkat menjadi 83,62 pada siklus II. Ketuntasan klasikal mencapai 89,66% pada siklus II. Nilai N-Gain meningkat dari kategori rendah menjadi kategori sedang. Selain itu, proses penyelesaian soal siswa mengalami perbaikan yang ditandai dengan kemampuan memahami masalah, menyusun model matematika, dan menyelesaikan soal secara sistematis. Dengan demikian, model Pembelajaran Berbasis Masalah atau Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
Keywords:
Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM); Pemahaman Konsep Matematika; Penelitian Tindakan KelasLicense
Copyright (c) 2026 Alya Fadhilla, Sahat Saragih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















