Vol 10 No 4b (2025): Edisi Khusus
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Analisis Prinsip Green Constitution Pada Awig-Awig dalam Pembentukan Civic Virtue dan Ecological Citizenship

Penulis

I Nengah Agus Tripayana , Fitriah Artina , I Wayan Eka Santika

DOI:

10.29303/jipp.v10i4b.4434

Diterbitkan:

2025-12-31

Abstrak

Penelitian ini mengkaji awig-awig sebagai bentuk green konstitusi pada masyarakat adat Sasak dalam perspektif ecological citizenship. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya krisis lingkungan global yang menuntut penguatan prinsip perlindungan lingkungan dalam kerangka konstitusional, termasuk pada sistem hukum non-negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi awig-awig sebagai konstitusi hijau sebagai wujud civic virtue yang mengatur relasi manusia dan lingkungan serta perannya dalam membentuk ecological citizenship masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (Library Research) dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen awig-awig, artikel jurnal dan penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara tematik dengan berpijak pada teori green konstitution dan ecological citizenship. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awig-awig memuat prinsip-prinsip konstitusional ekologis, kewajiban ekologis warga adat, serta mekanisme penegakan norma lingkungan yang bersifat restoratif. Awig-awig tidak hanya berfungsi sebagai hukum adat, tetapi juga sebagai konstitusi hijau yang hidup dan efektif dalam membentuk kesadaran kewargaan ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa awig-awig dapat diposisikan sebagai model green konstitusi berbasis kearifan lokal yang relevan bagi pengembangan kajian PPKn dan pendidikan kewarganegaraan ekologis.

Kata Kunci:

Green Konstitusi; Ecological Citizenship; Awig-awig; civic virtue; Pendidikan Kewarganegaraan

Referensi

Alamuddin, M. A. (2024). Hukum adat di Indonesia dalam dimensi aturan hukum adat Pakraman Bali. Awig Awig, 2(1). Diakses dari https://jurnal.elkatarie.ac.id/index.php/awig_awig/article/view/238

Asshiddiqie, J. (2009). Green constitution: Nuansa hijau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Rajawali Pers.

Asshiddiqie, J. (2016). Green constitution: Nuansa hijau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Rajawali Pers.

Ayuninggar, D.P., Antariksa, & D. Kusuma. (2011). Kearifan Lokal Masyarakat Suku Tengger dalam Pemanfaatan Ruang dan Upaya Pemeliharaan Lingkungan. http://antariksaarticle.blogspot.com/2011/ 03/kearifan-lokal-masyarakat-suku-tengger.htmla Wardhani. (Diakses 27 Nopember 2013).

Bosselmann, K. (2017). The principle of sustainability: Transforming law and governance (2nd ed.). London: Routledge.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Burirat, S. & P. Thamsenamupop, (2010). A study of local wisdom in management of the community forest in Ban Nong Hua Khon, Tambon Nong Muen Than, at Samat District, Roi-Et Province. Social Science Journal Pakistan, 7 (2): 123-128. DOI: 10.3923/pjssci.2010.123.128

Dobson, A. (2007). Environmental citizenship: Towards sustainable development. Sustainable Development, 15(5), 276–285. https://doi.org/10.1002/sd.344

Erlina B., Putra, L., A., A. (2025). Metode Penelitian Yuridis Normatif dan Empiris: Pendekatan serta Teknik Pengumpulan Data. (2025). Helium: Journal of Health Education Law Information and Humanities, 2(1). Diakses dari https://rayyanjurnal.com/index.php/helium/article/download/5273/pdf

Galston, W. A. (2001). Political knowledge, political engagement, and civic education. Annual Review of Political Science, 4, 217–234. https://doi.org/10.1146/annurev.polisci.4.1.217

Hidayat, (2011). Pengelolaan sumber daya alam berbasis kelembagaan lokal. Jurnal Sejarah CITRA LEKHA, 15 (1): 19-32.

Larson, A.M., Pacheco, P., F. Toni & M. Vallejo, (2007). The effects of forestry decentralization on access to livelihood assets. The Journal of Environment & Development, 16 (3): 251-268. http://dx.doi.org/10.1177/1070496507306 220

Mukhtar dkk. (2010). Pengelolaan Program Hutan Kemasyarakatan Berbasis Kearifan Lokal : Studi Kasus Di Kawasan Hutan Lindung Sesaot Lombok Barat (Community Forest Management on the basis of Local Wisdom): A Case Study in The Protection Forest of Sesaot, Western Lombok. Jurnal Wacana, 13(1), hlm. 132-151.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York: Simon & Schuster.

Retnaningsih, W. (2024). Penelitian Hukum Yuridis Normatif: Metode dan Bahan Hukum. Jurnal Yuridis, 11(1), 78–97. Diakses dari https://ejournal.upnvj.ac.id/Yuridis/article/download/7743/2973

Sahlan, (2010). Kearifan Lokal Suku Wana (Tau Taa Wana Bulang) di Sulawesi Tengah Dalam Mengelola Hutan. Disertasi. Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: UGM.

Senoaji, G., (2003). Kearifan Lokal Masyarakat Baduy Dalam Mengelola Hutan dan Lingkunyannya. Tesis. Tidak Dipublikasikan. Yogyakarta: UGM.

Solihin, A. & A. Satria. (2007). Hak ulayat laut di era otonomi daerah sebagai solusi pengelolaan perikanan berkelanjutan: kasus awig-awig di Lombok Barat. Sodality: Transdisiplin Sosiologi, Komunikasi, dan Ekologi Manusia. l (1): 67-68.

Syahrin, A., Prihantoro, A., Suhada, B. (2015). Dinamika Hukum Lingkungan: Mengawal Spirit Konstitusi Hijau. Indepth Publishing: Bandar Lampung.

Tesfaye, Y., Roos, A. & Bohlin, F., (2012). Attitudes of local people towards collective action for forest management: the case of participatory forest management in Dodola area in the Bale Mountains, Southern Ethiopia. Biodivers Conserv., 21: 245-265. DOI 10.1007/s10531-011-0181-2

Tribunnews (2014). Awig-Awig Hukum Adat Lebih Ditakuti Warga Bali Dibanding Hukum Positif. (http://www.tribunnews.com/ nasional/2014/03/06/hukum-adat-lebih-ditakuti-warga-bali- dibanding-hukum-positif). Diakses tanggal 18 Desember 2014.

Biografi Penulis

I Nengah Agus Tripayana, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Fitriah Artina, Universitas Mataram

Asal Penulis : Indonesia

I Wayan Eka Santika, Politeknik Negeri Bali

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Tripayana, I. N. A. ., Artina, F. ., & Santika, I. W. E. . (2025). Analisis Prinsip Green Constitution Pada Awig-Awig dalam Pembentukan Civic Virtue dan Ecological Citizenship. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4b), 561–567. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i4b.4434

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.