Pelaksanaan Pendekatan TPACK Berbasis HOTS Pada Pembelajaran di SD IT Abata Lombok
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.1916Published:
2024-02-16Downloads
Abstract
Pendekatan pembelajaran TPACK berbasis HOTS merupakan suatu model pendekatan pembelajaran yang digunakan guru untuk mengintegrasikan teknologi, pengetahuan pedagogis, dan pengetahuan konten/materi untuk merancang pengalaman pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengembangkan HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada pembelajaran di SD IT Abata Lombok. Pendekatan pembelajaran yang dimaksud adalah model pendekatan pembelajaran yang terintegratif dan diimplementasikan oleh guru secara efektif dengan menggunakan TIK, pengetahuan pedagogis, dan pengetahuan konten/materi untuk merancang pengalaman pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah para guru dan siswa dari kelas III di SD IT Abata Lombok. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan dianslisis menggunakan model Miles & Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pendekatan pembelajaran tersebut belum berhasil karena adanya faktor-faktor penghambat yang terlihat dalam RPP (Rencana Pelaksanaan pembelajaran) yang digunakan guru; (2) Pelaksanaan pendekatan pembelajaran tersebut berhasil diimplementasikan dengan baik oleh guru karena ada beberapa faktor pendukung terkait kesesuaian Langkah-langkah pendekatan pembelajaran yang diimplementasikan oleh guru di kelas; (3) evaluasi pelaskanaan, yaitu perencanaan pendekatan pembelajaran TPACK berbasis HOTS tidak berhasil karena RPP yang digunakan tidak sesuai dengan karakteristik dari pendekatan tersebut. Namun, pelaksanaan pendekatan TPACK berbasis HOTS pada pembelajaran sudah berhasil dan berjalan dengan baik sesuai dengan langkah-langkah pelaksanaannya. Dari hasil evaluasi ditemukan bahwa, tidak ada sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan.
Keywords:
HOTS, Pendekatan Pembelajaran, TPACK.References
Abdulsyani (2007) Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara
Ariyana, Y. P. (2018). Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jakarta: Kemendikbud Direktoral Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud Direktoral Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.
Asmui, A., Sudirman, S., & Sridana, S. (2019). Peran Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Peningkatan Profesionalisme Guru. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 4(1), 61-66.
Hattie, J. (2009). Visible Learning. Oxon, Oxforshire: Routledge. Retrieved from https://www.readpbn.com/pdf/Visibe-Learning-A Synthesis-of-Over-800-Meta-Analyses-Relating-toAchievementSample.pdf
King, F. J., Goodson, L., Rohani, F. (2004). Higher Order Thinking Skill. A publication of the Educational Services Program, now known as the Center for Advancement of Learning and Assessment.
Koehler, M. J. (2006). Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.
Lestari, A. N. A., Rusdiawan, R., & Sudirman, S. (2019). Kemampuan Guru Melaksanakan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kurikulum 2013 di SMPN 1 Pujut, Nusa Tenggara Barat. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 16(2), 207218.
Mulyasa, E. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nunu, A., Lestari, A., Sudirman, R. &, Majapahit, J., 62 Kota, N., Nusa, M., & Barat, T. (2019). Kemampuan Guru Melaksanakan Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kurikulum 2013 di SMPN 1 Pujut, Nusa Tenggara Barat. Aste Nunu Aa, 16(2), 207–218. https://doi.org/10.30957/lingua.v16i2.268
Nurwanah, N. (2019). Pengembangan Butir Soal Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep. Retrieved from http://repositori.uin-alauddin.ac.id/id/eprint/1574
Prasetya, D. S. (2013). Digital Game Based Learning Untuk Anak Usia Dini. TEKNO
Rahayu, A. d. (2019). Analisis Komponen TPACK Guru SD sebagai Kerangka Kompetensi Guru Profesional di Abad 21. Jurnal basicedu, 3(2),, 524–532.
Sabirin (2012). Perencanaan Kepala Sekolah Tentang Pembelajaran. Jurnal Tabularasa, 9 (1). pp. 111-128. ISSN 1693-7732.
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran Berbasis HOTS. Tangerang: TSMart.
Schmidt, D. A. (2009). Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): The Development and Validation of an Assessment Instrument for Preservice Teachers. In Journal of Research on Technology in Education (Vol. 123).
Sudirman, Abdul Kadir Jaelani, I Ketut Widiada, Muhammad Tahir, & Radiusma. (2021). Pelatihan Pembuatan Media Video dan Audio Visual Bagi Guru SD Negeri Gugus V Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah: Media Audio Visual; Perangkat; Kegiatan pembelajaran. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4),279–284.
Suryosubroto, B. (2009). Proses Belajar Mengajar Di Sekolah, Wawasan Baru, Beberapa Metode Pendukung dan Beberapa Komponen Layanan Khusus. Jakarta: Rineka Cipta.
Suyamto, J., Masykuri, M., & Sarwanto, S. (2020). Analisis Kemampuan Tpack (Technolgical, Pedagogical, and Content, Knowledge) Guru Biologi Sma Dalam Menyusun Perangkat Pembelajaran Materi Sistem Peredaran Darah. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 9(1), 46.
Tamba, N. (2021). TPACK Sebagai Solusi Guru Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Siswa di Era. Jurnal Ilmiah Aquinas, 4(2), 186-190.
Windriani, B. N., Jaelani, A. K., & Darmiyani, D. (2021). Hubungan Gaya Belajar Dengan Kemampuan Berpikir Kritis Siwa Kelas V SDN 5 Gunung Rajak Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 3(2),98 104.
License
Copyright (c) 2024 Anindya Wahyu, Sudirman Sudirman, Abdul Kadir Jaelani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















