Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Open Access
Peer Reviewed

Ketidaksetaraan Gender terhadap Pendidikan dalam Bingkai Awig-Awig di Dusun Sade Desa Rembitan Kabupaten Lombok Tengah

Authors

Atikatul Hulaipah , Anggio Pana , Imam Rizaldi , Ismi Rahmawati Thamrin , Abdul Malik , Sofian Hadi , Vivi Rachmatul Hidayati

DOI:

10.29303/jipp.v9i1.2060

Published:

2024-02-04

Downloads

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebudayaan awig-awig dengan kesetaraan gender di Dusun Sade Desa Rembitan Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala dusun Sade, kepala sekolah SDN 1 Sade, dan masyarakat Dusun Sade. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dari Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan terdapat ketidaksetaraan gender yang dipengaruhi oleh awig-awig atau aturan yang ada di Dusun Sade yang mengubah mindset masyarakat setempat tentang kurang pentingnya pendidikan. Ironisnya terdapat bentuk ketidakstraan gender yang di dimana pelebelaan negatif selalu condong terhadap perempuan daripada laki-laki. misalnya perempuan diasumsikan sebagai manusia yang lemah, dan selalu bergantung pada orang lain, tidak tegas dan mudah terpengaruh. Jumlah siswa yang bersekolah di SDN 1 Sade berjumlah 342 dan 30% siswanya berasal dari Dusun Sade 1. Selain itu, jarak atau pun akses pendidikan yang ada di dusun sade ke sekolah dasar berjarak sekitar 300 Meter sedangkan aksek pendidikan ke SMP menjapai 300 M serta akses ke akses ke SMK mencapai 600 meter. Oleh karena itu hasil penelitian menunjukkan adanya tradisi awig-awig yang diyakini oleh masyarakat membuat terjadinya ketidaksetaraan gender bagi perempuan dalam pendidikan.

Keywords:

Awig-Awig, Ketidaksetaraan Gender, Pendidikan Perempuan.

References

Firdaus, L. (2016). Mapping of Local Wisdom of West Nusa Tenggara to Developing Ecology. International Conference on Elementary and Teacher Education (ICETE). ISBN : 978-602-98097-4-9

Incing, V., Hardiyanto, W. T., & Rusmiwari, S. (2015).Kesenjangan Gender (Perempuan) dalam Mendapatkan Pendidikan pada Masyarakat Pedesaan

Irrubai, M.L. (2018). Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Awik-Awik Desa Sesaot Dalam Pembelajaran IPS Universitas Pendidikan Indonesia

Khaerani, S.N. (2017). Kesetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Bidang. Ekonomi pada Masyarakat Tradisional Sasak di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Qawwam 11(1) 59-76

Lindawati, Y. I., & Chintanawati, S. M. N. (2021). Analisis Wacana: Representasi Perjuangan Perempuan Dalam Mengejar Pendidikan Pada Film Mars (Mimpi Ananda Raih Semesta). Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 3(1), (Hlm 51-62).

Mahadewi, I. G. A. M., Sukadana, I. K., & Suryani, L. P. (2020). Pengesahan Awig-Awig Desa Adat berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019. Jurnal Konstruksi Hukum, 1(1), 187-191.

Qurrotul Ainiyah (2017). Urgensi Pendidikan Perempuan Dalam Menghadapi. Masyarakat Modern, Halaqa, Islamic Education Journal. 1(2), Desemeber.

Rahmawati, N., & Ishmah, F. I. (2022). Implikasi undang-undang nomor 6 tahun 2014 terhadap peran sentral pengemban adat di dusun sade lombok tengah. Legacy: Jurnal Hukum dan Perundang-Undangan, 2(1), 20-33.

Rahni, R. (2020). Ketidakadilan Gender Dalam Pendidikan (Studi Deskriptif di Dusun Montong Sejagat Desa Mekar Damai Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah)

Rozipah, H. (2021). Ketidakadilan Gender Terhadap Pendidikan Perempuan di Dusun Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah

Sawaludin, Muhammad Mabrur Haslan, & Basariah (2023). Civic Culturedalam Kearifan Lokal Masyarakat Sade Rambitan Lombok Tengah, Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan

Siti Nurul Khaerani & Heru Sunardi (2014). Analisis Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Pada Masyarakat Tradisional Sade Desa Rembitan Lombok Tengah, Penelitian Tidak di Publikasi, Puslit – LP2M IAIN Mataram.

Sumar, W. W. T. (2015). Implementasi kesetaraan gender dalam bidang pendidikan. Jurnal Musawa IAIN Palu, 7(1), 158-182.

Watoni (2020).Penerapan Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan Pada Siswa Di SMAN 5 Mataram. Universitas Negeri Semarang

Wawan Djunaedi & Iklilah Muzayyanah (2008). Pendidikan Islam Adil Gender di Madrasah, Cet I, Jakarta: Pustaka STAINU bekerjasama dengan LP3M STAINU Jakarta dan European Union, 2008

Zulmi, B. N. (2017). Bias Gender dalam Buku Tematik Siswa Kurikulum 2013 (Studi Semiotika Ketidaksetaraan Gender dalam Pendidikan) (Doctoral dissertation, State University of Surabaya).

Author Biographies

Atikatul Hulaipah, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Anggio Pana, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Imam Rizaldi, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Ismi Rahmawati Thamrin, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Abdul Malik, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Sofian Hadi, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Vivi Rachmatul Hidayati, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Hulaipah, A. ., Pana, A. ., Rizaldi, I. ., Thamrin, I. R. ., Malik, A. ., Hadi, S. ., & Hidayati, V. R. . (2024). Ketidaksetaraan Gender terhadap Pendidikan dalam Bingkai Awig-Awig di Dusun Sade Desa Rembitan Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(1), 300–303. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i1.2060

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.