Validitas dan Reliabilitas Perangkat Pembelajaran Model Blended Learning Berbantuan Google Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik
DOI:
10.29303/jipp.v9i1.2096Published:
2024-02-28Downloads
Abstract
Hasil belajar fisika merupakan pencapaian yang telah didapat oleh seseorang setelah melaksanakan proses pembelajaran fisika, namun sering kali peserta didik merasa fisika sulit, dikarenakan pembelajaran hanya berupa ceramah, singkatnya waktu pembelajaran, dan pembelajaran tidak berpusat kepada peserta didik sehingga hasil belajar fisika peserta didik rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan dengan cara memfasilitasi guru maupun peserta didik dengan perangkat pembelajaran yang tepat sehingga hasil belajar fisika peserta didik dapat meningkat. Oleh karena itu peneliti ingin mengembangkan perangkat pembelajaran dengan model blended learning berbantuan google classroom untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran model blended learning berbantuan google classroom yang valid dan reliabel. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan metode yang dikembangkan oleh Thiagarajan disebut 4D. Produk yang dikembangkan berupa RPP, bahan ajar, LKPD, instrumen tes dan media pembelajaran berupa video pembelajaran pada materi fluida dinamis. Penelitian ini mengambil hasil validitas dan reliabilitas dari tiga validator ahli dan tiga validator praktisi. Penilaian hasil validitas menggunakan skala Likert. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil rata-rata perangkat pembelajaran dari validator ahli dan praktisi yakni 83,92% dengan kategori cukup valid, sedangkan reliabilitas perangkat pembelajaran diperoleh hasil rata-rata dari validator ahli dan praktisi yakni 95,40% dengan kategori reliabel. Berdasarkan hasil analisis validitas dan reliabilitas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model blended learning berbantuan google classroom yang dikembangkan cukup valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam pembelajaran fisika.
Keywords:
Blended Learning, Google Classroom, Hasil Belajar Fisika, Fluida Dinamis, Perangkat Pembelajaran.References
Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Ayuningtyas, P., Soegiman, W., W., & Supardi I. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Mobile Learning Berbasis Android. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika. 3 (1), 57-62
Bergman, J., & Sams, A. (2012). Flipyour classroom: Reach every student in every class every day.Washington, DC: Internal Society for Technology in Education
Borich, Gray. (1994). Observasion skill for effective teaching. New York: Machmillan Publishing Company.
Depdiknas. (2004). Kerangka Dasar Kurikulum 2004. Jakarta
Hamka, D., & Vilmala, B., K. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Blended learning Melalui Aplikasi Google classroom Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa. Jurnal of Informatic Technologi and Science (JeITS). 1(2), 145-154
Herayanti, L., Fuaddunnazmi, M., & Habibi, Habibi. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Moodle. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 3(2). 197-206.
Jeong, K. O. (2017). The use of moodle to enrich flipped learning for english as a foreign language education. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 95(18), 4845–4852.
Kemendikbud. (2014). Permendikbud No. 103 tentang pedoman pelaksanaan pembelajaran. Jakarta: Kemendikbud.
Kemenristekdikti, D. P. (2019). Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0. 1–103.
Mahnegar, F. (2012). Learning Management System. International Journal of Business and Social Science, 3(12), 144-150.
Sugiyono. (2013). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta: Bandung.
Thiagarajan, S., Semmel, D., & Semmel, M. I. (1974). Instructional Development For Training Teachersof Exceptional Children. Indiana: Indiana University
Wahyuni, A., Cut S., B., Aufa, R., P., & Lidya W. 2021. Dampak Implementasi Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Biogenesis. 17 (2) 88-92
Wahyuni, R., Hikmawati, H., & Taufik, M. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Metode Eksperimen terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI IPA SMAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(4),164-169.
Wijayanti,W., Maharta, N., & Suana,W. 2017. Pengembangan Perangkat Blended learning berbasis Learning Management System pada Materi Listrik Dinamis.Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi, 06 (1), 1-12.
Wulandari, D., A., & Dwinigsih, K. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Betbasis Blended learning Pada Materi Koloid. UNESA Journal of Chemical Education. 6 (3), 446-451
License
Copyright (c) 2024 Tiara Kusuma Cahya, Ni Nyoman Sri Putu Verawati, Muhammad Taufik, Kosim Kosim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















