Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Open Access
Peer Reviewed

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model CORE untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA

Authors

Sigit Setiyawan , Sutrio Sutrio , Ahmad Harjono

DOI:

10.29303/jipp.v6i4.324

Published:

2022-01-15

Downloads

Abstract

Salah satu faktor penting yang harus dimiliki peserta didik dalam menghadapi dinamika pembelajaran abad 21 adalah ketrampilan berpikir kritis. Namun, terciptanya proses berpikir kritis peserta didik dalam   pembelajaran di sekolah masih minim perhatian. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah  mengembangkan perangkat pembelajaran model CORE yang valid, reliabel dan praktis yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam mempelajari materi pokok getaran harmonis. Jenis penelitian ini  adalah  penelitian pengembangan 4 D yang tahapannya terdiri dari tahapan  Define, Design, Development, dan Disseminate. Hasil analisis validitas menunjukkan nilai rata-rata persentase silabus 86,57%, RPP 83,80%, bahan ajar  85,71%, LKPD 85,84% dan instrumen tes 86,66%. Sedangkan hasil analisis realibilitas diperoleh nilai rata-rata persentase silabus 93,44%, RPP 91,67%, bahan ajar (analisis materi) 91,61%, LKPD 92,38%, dan instrumen tes 93,09%. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis respon prediksi praktikalitas didapatkan nilai rata-rata mencapai 100%. Hasil analisis validitas, realibilitas dan respon prediksi praktikalitas dari perangkat pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan telah valid, reliabel dan praktis. Berdasarkan analsis data  dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika berbasis model CORE telah dikembangkan telah memenuhi kriteria layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA. 

Keywords:

Keterampilan Berpikir Kritis Model pembelajaran CORE Perangkat Pembelajaran

References

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Kedua). Jakarta: Bumi Aksara.

Ariyana, Y., Pudjiastuti, A., Bestary, & R., Zamroni. (2018). Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jakarta: Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Borich, G.D. (1994). Observation Skill for Effective Teaching. New York: Macmillan Publishing Company.

Budiyanto, M.A.K. (2016). Sintaks 45 Model Pembelajaran dalam Student Centered Learning (SCL). Malang: UMM Press.

Ennis, R.H., (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois, 2(4), 1-8.

Fisher, D., Yaniawati, P., & Kusumah, Y. S. (2017). The use of CORE model by metacognitive skill approach in developing characters junior high school students. AIP Conference Proceedings, 1868, (1), 1-23.

Jack, G. U. (2013). Concept Mapping and Guided Inkuiri as Effective Techniques for Teaching Difficult Concept in Chemistry: Effect on Students Academic Achievement. Journal of Education and Practice, 4(5): 9-15.

Mailisa, P., Masril, M., & Darvina, Y. (2017). Pengaruh Penerapan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai-Nilai Karakter dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE pada Materi Usaha Energi dan Getaran Harmonis Sederhana Terhadap Kompetensi Siswa Kelas XI SMA N 1 TARUSAN. Pillar Of Physics Education, 9(1), 145-152.

Mukarramah, M., Verawati, N.N.S.P., & Harjono, A. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Core Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Kelas XI MAN Lombok Barat. Jurnal Pijar Mipa, 14(3), 176-183.

Murniati, M., Ayub, S., & Sahidu, H. (2020). Pengaruh Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap Pemahaman Konsep Fisika dan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pijar MIPA, 15 (2), 116-121.

Setiawati, W., Asmira, O., Ariyana, Y., Bestary, R., & Pudjiastuti, A. (2019). Buku Penilaian Berorientasi High Other Thinking Skills. Jakarta: Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Thiagarajan, S., Semmel, D.S., & Semmel, M.I. (1974). Intructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Indiana: Indiana University.

Utari, R., Madya, W., & Pusdiklat, K. N. P. K. (2011). Taksonomi Bloom. Jurnal: Pusdiklat KNPK, 766 (1), 1-7.

Wati, K., Hidayati, Y., Wulandari, A.Y.R., & Ahied, M. (2019). Pengaruh Model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal of Natural Science Education Research, 1 (2), 108-116.

Zubaidah, S., (2010). Berpikir Kritis: kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran sains. Makalah Seminar Nasional Sains dengan Tema Optimalisasi Sains untuk memberdayakan Manusia. Pascasarjana Unesa, 16 (1), 1-14.

Author Biographies

Sigit Setiyawan, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Sutrio Sutrio, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Ahmad Harjono, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Setiyawan, S., Sutrio, S., & Harjono, A. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model CORE untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 6(4), 800–806. https://doi.org/10.29303/jipp.v6i4.324

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >> 

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.