Pengembangan Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal dalam Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV SDN 8 Cakranegara
DOI:
10.29303/jipp.v10i2.3330Published:
2025-05-02Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal yang layak. Model pengembangan pada penelitian ini menggunakan ADDIE (analyze, design, devlopment, implementation, evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Angket diberikan untuk validasi ahli materi, validasi ahli media, dan respon peserta didik. Sedangkan dokumentasi diperoleh dari gambar atau foto dalam kegiatan penelitian. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, menggunakan tabel penskorran serta persentase kelayakan. Penelitian ini dikembangkan dengan membuat rancangan bahan ajar serta validasi ahli materi dan ahli media. Bahan ajar yang dibuat dilengkapi dengan petunjuk belajar, isi materi, dan soal evaluasi. Keterbaruan dari penelitian ini dapat dilihat dari cakupan materinya yang membahas kearifan lokal tentang rumah adat suku sasak, pakaian daerah suku sasak, dan kesenian daerah suku sasak. Hasil penelitian yaitu validator ahli materi mendaptkan skor rata-rata 90%, validator ahli media mendaptkan skor rata-rata 91%, dan respon peserta didik memperoleh skor rata-rata 83%. Berdasarkan hasil uji validasi ahli materi, ahli media, dan respon peserta didik dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal dapat dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV.
Keywords:
Bahan Ajar, Kearifan Lokal, PembelajaranReferences
Arsanti, M. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Penulisan Kreatif Bermuatan NilaiNilai Pendidikan Karakter Religius bagi Mahasiswa Prodi PBSI, FKIP, UNISSULA. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 1(2), 69-88.
Feyana, S., Tahir, M., & Nurmawanti, I. (2024). Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Matematika Berbasis Kearifan Lokal Budaya Sasak Untuk Siswa Sd Kelas 1. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 7781-7791.
Isra, M., Tahir, M., Zain, M. I., & Istiningsih, S. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Tema: keunikan Daerah Tempat Tinggalku Siswa. Journal of Classroom Action Research, 5(2), 188-192.
Kurikulum, B. S., & Ristek, A. P. K. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase A-Fase C Untuk SD. MI/Program Paket A.
Magdalena, I. et al., (2020). Analisis pengembangan bahan ajar. Nusantara, 2(2), 180-187.
Mutaqi, I., & Nurcahyaningtias, N. D. (2021). Peran bahan ajar dalam pembelajaran bahasa Arab. Mahira: Journal of Arabic Studies, 1(1), 63-72.
Norhaliza, E., Istiningsih, S., & Khair, B. N. (2023). Pengembangan Media Bukber (Buku Bergambar) Berbasis Kearifan Lokal Daerah Setempat untuk Kelas IV. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 356-362.
Rasya, G. (2023) Skripsi Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Materi IPS Kelas IV Di SDN 22 Ampenan. Rizanta, G. A., & Arsanti, M. (2022). Pemanfaatan Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Masa Kini. In Prosiding Seminar Nasional Daring: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,2(1), 560-568.
Shufa, N. K. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1): 49.
License
Copyright (c) 2025 Anisa Sarifah, Siti Istiningsih, Muhammad Sobri, Setiani Novitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















