Hubungan Konsep Diri terhadap Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa SMP Negeri 18 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022
DOI:
10.29303/jipp.v7i3b.816Published:
2022-09-06Downloads
Abstract
Keyakinan terhadap kemampuan sendiri (konsep diri) diyakini dapat mempengaruhi performa siswa dalam pencapaian hasil belajarnya, sehingga dapat membentuk karakter siswa yang lebih mampu merespon positif setiap perubahan dan faktor kemampuan intelektualnya. Kemampuan intelektual yang dimaksudkan adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai kegiatan mental berupa: berpikir, bernalar dan memecahkan masalah. Dimana kemampuan intelektual dalam matematika yang dimaksudkan adalah kemampuan berpikir logis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri terhadap kemampuan berpikir logis matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian expost facto dengan sifat korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara konsep diri dan kemampuan berpikir logis matematis sangat rendah dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,807 Â 0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,048 bernilai positif. Siswa yang berada pada tingkat konsep diri sedang sebesar 3,57% dan kategori tinggi sebesar 96,43%. Siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir logis matematis rendah sebesar 42,86%, kategori sedang sebesar 39,28% dan kategori tinggi sebesar 17,86%. Dapat disimpulkan bahwa konsep diri dengan kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Mataram tahun pelajaran 2021/2022 tidak memiliki hubungan.
Keywords:
konsep diri kemampuan berpikir logis matematis kemampuan berpikirReferences
Ardilla, A. & Suryo, H. (2017). Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Hasil Belajar Matematika Siswa MTS Iskandar Muda Batam. PYTHAGORAS, 6(2), 175-186.
Aunurrahman, (2014). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Darmawati. (2007). “Perkembangan Instrumen Tes untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 17 Makassarâ€. Skripsi. Makassar: UIN Alaudin Makassar.
Hudoyo, H. (2003). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: UM PRESS.
Pamungkas, A. S. (2013). Pembelajaran Eksplorasi Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Logis Dan Self Concept Matematis Siswa SMP. Tesis pada SPs UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Rahman, R. (2012). Hubungan Antara Self Concept Terhadap Matematika Dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1(1): 19-30.
Rahmatudin, J. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Search, Solve, Create, and Share Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis dan Self Concept Siswa SMP Negeri 1 Kedawung. Tesis pada SPs UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Shadiq, F. (2007). Laporan Hasil Seminar dan Lokakarya Pembelajaran Matematika 15-16 Maret 2007 di P4TK (PPPG) Matematika. Yogyakarta: Depdiknas, P4TK Matematika Yogyakarta.
Sumarni, S. (2016). Tinjauan Korelasi Antara Kemampuan Koneksi Matematis dan Self-Regulated Learning Matematika Siswa yang Pembelajarannya Melalui Learning Cycle 5E. JES-MAT (Jurnal Edukasi dan Sains Matematika), 2(1), 83–98. https://doi.org/10.25134/jes-mat.v2il.283
Sundayana, R. (2010). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Yulianty, N. (2019). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik. JPMR 4(1), 61-62.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















