Vol 10 No 2 (2025): Mei
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Model Pendidikan Berbasis Lima Menara Ilmu: Kajian Integrasi Nilai Keislaman, Keindonesiaan, Kemaduraan, Kepesantrenan, dan Keaswajaan dalam Pembelajaran Sains

Penulis

Agus Budiyono , Abd. Haris , Linda Tri Antika , Arin Wildani , Hosnol Hotimah

DOI:

10.29303/jipp.v10i2.3275

Diterbitkan:

2025-05-26

Abstrak

Meningkatnya kebutuhan untuk menjembatani dikotomi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan dalam pendidikan tinggi Islam, khususnya dalam konteks pesantren yang menempatkan pendidikan berbasis nilai sebagai hal yang utama, maka dibutuhkan suatu konep integrasi keilmuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep integrasi Lima Menara Ilmu dalam pembelajaran sains di Universitas Islam Madura (UIM) sebagai model pendidikan berbasis pesantren yang relevan bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) lainnya di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya mengharmoniskan ilmu sains dengan nilai-nilai Keislaman, Keindonesiaan, Kemaduraan, Kepesantrenan, dan Keaswajaan dalam satu sistem pembelajaran yang komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dan Focus Group Discussion (FGD) dengan 15 ahli dari bidang sains, pendidikan agama Islam, studi Islam, Pancasila dan kewarganegaraan, dan budayawan untuk merumuskan sintesis integratif dalam lima tingkatan: filosofi, metode dan pendekatan riset, materi, strategi pembelajaran, serta evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap nilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter akademik dan moral mahasiswa, di mana nilai Keislaman memperkuat landasan epistemologi berbasis wahyu, Keindonesiaan menanamkan nasionalisme, Kemaduraan mengangkat etnosains lokal, Kepesantrenan menginternalisasi tradisi akademik khas pesantren, dan Keaswajaan membangun sikap moderat dan toleran. Integrasi kelima pilar ini menciptakan model pembelajaran sains yang komprehensif dan relevan secara kontekstual. Integrasi ini diharapkan dapat diterapkan pada PTKIS berbasis pesantren lainnya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam sains tetapi juga memiliki karakter religius, nasionalis, dan berwawasan budaya.

Kata Kunci:

Lima Menara Ilmu, Pembelajaran Sains, Pesantren, PTKIS, Tata Nilai.

Biografi Penulis

Agus Budiyono, Universitas Islam Madura

Asal Penulis : Indonesia

Abd. Haris, Universitas Islam Madura

Asal Penulis : Indonesia

Linda Tri Antika, Universitas Islam Madura

Asal Penulis : Indonesia

Arin Wildani, Universitas Islam Madura

Asal Penulis : Indonesia

Hosnol Hotimah, Universitas Islam Madura

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Budiyono, A., Haris, A., Antika, L. T., Wildani, A., & Hotimah, H. (2025). Model Pendidikan Berbasis Lima Menara Ilmu: Kajian Integrasi Nilai Keislaman, Keindonesiaan, Kemaduraan, Kepesantrenan, dan Keaswajaan dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(2), 1743–1755. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i2.3275

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.