Implementasi Program Sabtu Budaya Sebagai Penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram
DOI:
10.29303/jipp.v8i1b.1260Published:
2023-04-18Downloads
Abstract
Program Sabtu Budaya adalah kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran berbasis budaya di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang sudah di telah di ambil menunjukan bahwa bentuk implementasi program Sabtu Budaya sebagai penguatan Civic Disposition di SMP Negeri 15 Mataram yaitu : 1) Menanyikan lagu daerah, 2) Tata cara berbusana adat sasak, 3) Permainan musik daerah, 4) Tata cara membuat makanan khas sasak, 5) Tarian Massal, 6) Pameran karya siswa. Faktor pendukung implementasi program Sabtu Budaya antara lain yaitu, kompetensi guru sebagai pelaksanan program Sabtu Budaya, dukungan dan kerjasama guru dan staff, ketersediaan tempat pelaksanaan, dan ketersediaan fasilitas program Sabtu Budaya.Hambatan yang diterima yaitu tidak adanya panduan program Sabtu Budaya, tidak adanya tim khusus program Sabtu Budaya, kurangnya partisipasi siswa dan orang tua dalam program Sabtu Budaya.
Keywords:
Civic Disposition, Program Sabtu Budaya, SMP Negeri 15 Mataram.References
Abdullah, M. (2018). Manajemen Mutu Pendidikan Di Sekolah Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru, Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(3), 190–198. https://doi.org/10.17509/jpp.v17i3.9612
Afifah, I., & Sopiany, H. M. (2017). Partisipasi Siswa Dalam Pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata SMAN 11 Semarang (Vol. 87, Nomor 1,2).
Auliadi, A., Dewi, D. A., & Furnamasar, Y. F. (2021). Penguatan watak toleransi sosial pada siswa SD melalui pembelajaran PKN. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar , 2(2), 146–152. https://doi.org/10.33487/mgr.v2i2.3209
Cholisin. (2010). Penerapan Civic Skills dan Civic Disposition dalam Mata Kuliah Prodi PKn. Diskusi Terbatas Jurusan PKn dan Hukum FISE, UNY, September, Hlm. 2-10.
Destriani, D., Damanhuri, & Juwandi, R. (2020). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sikap Dan Moral Peserta Didik Dalam Perpekstif Watak Kewarganegaraan (Civic Dipsoition). Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 3(1), 231–240.
DIKBUD. (2022). Panduan Pelaksanaan Sabtu Budaya (Vol. 13, Nomor 1).
Habibah, I. N., & Afriansyah, H. (2019). Administrasi Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah. Jurnalpendidikan, 1–3. https://osf.io/6k3q9/download/?format=pdf
Hapsari, H. S. (2022). Pembelajaran Lagu Daerah Rejang Dalam Menanamkan Apresiasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Di Kelas IV SD Negeri 18 Rejang Lebong. 75.
Intan, T., Handayani, V. T., & Hasanah, F. (2020). Edukasi Budaya Jajan Sehat Pada Siswa-Siswi Sdn Jatinangor (Analisis Situasional Dan Rencana Solusi). Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 3(1), 31–38. https://doi.org/10.33330/jurdimas.v3i1.366
Kartolo, R. (2019). Pembentukan Watak Melalui Sosialisasi Lagu-Lagu Daerah Nusantara Pada Siswa. Prosiding Seminar Nasional Hasil …, 658–663. https://e-prosiding.umnaw.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/194%0Ahttps://e-prosiding.umnaw.ac.id/index.php/pengabdian/article/download/194/200
Kinanti Diajeng Ayu, & Trihantoyo Syunu. (2021). Urgensi Partisipasi Orang Tua Siswa Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Bermutu. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9, 256–264.
Komalasari, K. (2011). Kontribusi Pembelajaran Kontekstual untuk Pengembangan Kompetensi Kewarganegaraan Peserta Didik SMP di Jabar 1. Artikel, XXVII(1), 47–55. file:///C:/Users/OKE/Downloads/311-110-1-PB.pdf
Kurniawansyah, E., & Rodiatun, I. F. (2022). Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Kegiatan Pekan Sabtu Budaya di SMA Negeri 1 Keruak. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 290–294. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i2.1801
Latipa, L., Sulistyarini, S., & Atmaja, T. S. (2022). Pembentukan Civic Disposition Pada Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Singkawang. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(7), 507. https://doi.org/10.26418/jppk.v11i7.55984
Miles, & Hubermen. (2014). model analisis interaktif Miles and Huberman. Jurnal Metodologi Riset Universitas Bina Pamlembang, 1–27.
Priscilia, B, R. (2015). Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Tentang Pakaian Adat Dalam Bentuk Boneka Tangan Untuk Anak Usia 6-8 Tahun. Jurnal DKV Adiwarna, 1(6), 121–131.
Rahayu, E. P. (2022). Analisi Civic Disposition dalam Pembelajaran Tematik pada Siswa Kelas VI SDN 3 Bangunsari. http://etheses.iainponorogo.ac.id/18726/%0Ahttp://etheses.iainponorogo.ac.id/18726/1/EKA PUJI RAHAYU 203180158 PGMI.pdf
Sama, & Aini, K. (2022). Peran Dosen PPKn Dalam Menanamkan Civic Disposition Bagi Mahasiswa PGSD Di Era Industry 4.0. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 670–678.
Sari, Y. M. (2016). Pembinaan Toleransi Dan Peduli Sosial Dalam Upaya Memantapkan Watak Kewarganegaraan (Civic Disposition) Siswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(1), 15–26. https://doi.org/10.17509/jpis.v23i1.2059
Sawaludin, S., Haslan, M. M., & Basariah, B. (2022). Eksistensi dan Peran Elit dalam Mempertahankan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Masyarakat Dusun Sade Desa Rambitan Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2426–2432. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4b.941
Septi, M., & Anggraini, A. (2017). Implementasi Pendidikan watak Melalui Budaya Sekolah di SD. pendidikan ke-SD-an, 3(3), 151–158.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan r&d. In Bandung Alf (hal. 143).
Warsono. (2013). Melalui Kegiatan Pameran Sekolah.
Yuliatin, Haslan, & Sawaludin. (2021). Kurikulum PPKn dan Peluang Pengembangann Pendidikan Watak Berbasis Kearifan Lokal. Prosiding …, 3, 9–10. http://jurnal.lppm.unram.ac.id/index.php/prosidingsaintek/article/view/249
License
Copyright (c) 2023 Ayu Nurmayanti, M. Ismail, Sawaludin Sawaludin, Yuliatin Yuliatin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















