Pengaruh Senam Otak Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Kelompok B di TK Tunas Bangsa Tahun Ajaran 2022/2023
DOI:
10.29303/jipp.v8i4.1671Published:
2023-10-26Downloads
Abstract
Perkembangan kognitif anak berkaitan erat dengan pengendalian otak sehingga untuk mengembangkan kognitif anak diperlukan upaya stimulasi otak. Salah satunya kegiatan stimulasi otak dapat dilakukan melalui senam otak (Brain Gym). Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh senam otak terhadap perkembangan kognitif pada anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan jenis penelitian eksperimen. dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Tk Tunas Bangsa yang berjumlah 23 anak. Penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk pernyataan yang telah memenuhi kualitas instrumen. Analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Tes. Hasil dari penelitian ini adalah nilai (t -10,371 p, 0,000 < 0,005). Pembelajaran Konvensional (M=44,50 SD=1,314 memiliki kemampuan kognitif yang lebih rendah dibanding Pemberian kegiatan brain gym (M=50,45 SD=1,440). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam otak (brain gym) terhadap perkembangan kognitif pada anak kelompok B.
Keywords:
Anak Usia Dini, Perkembangan Kognitif, Senam Otak.References
Ajat Rukajat (2018). Pendekatan Penelitian Kuantitatif, (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2018)
Aryati Nuryana, Setiyo Purwanto (2010). Evektifitas brain Gym Dalam Meningkatka Konsentrasi Belajar Anak. (Indigenouse, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi). 12(1), hlm 89.
As’adi Muhammad (2011). Dahsyatnya Senam Otak. Jogjakarta: DIVA press.
Astini, B. N., Nurhasanah, N., & Denizza, R. (2020, June). Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui Kegiatan Bermain Ular Tangga Pada Anak Kelompok B Di PAUD Merpati Ampenan. In Prosiding Seminar Nasional FKIP Universitas Mataram, 1(1), pp. 113-117).
Dennison, Paul E. (2008). Brain Gym and Me. Jakarta: PT Gramedia Widia sarana.
Fahruddin, F & Astini, B. N. (2018). Pelatihan Program Parenting untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru PAUD di Kota Mataram Tahun 2018. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 1 (1), 38
Fahruddin, F., Rachmayani, I., Astini, B. N., & Safitri, N. (2022). Efektivitas Penggunaan Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak.Journal of Classroom Action Research,4(1), 49-53.
Fajarmela N., Angraeny U., (2019). Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Senam Otak Pada Anak Kelompok B Di Ra Nurul HudaAir Kuning Kabupaten Jembrana Bali
Habibi Muazar (2015). Analisis Kebutuhan Anak Usia Dini. Yogyakarta: CV Budi Utama
Hikmawati, Alfi (2018) "Pengaruh Metode Brain Gym Terhadap Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Kelompok B Di Tk Buah Hati Ujung pangkah Gresik."
Joshi, F. H., & Indika, P. M. (2021). Pengaruh Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Anak Mdta Al-Irsyad. Jurnal Stamina, 4(10), 426-434.
Lutfiana, Fatimatul, Narendradewi Kusumastuti, and Nur Dwi Sukmono (2022). "Pembiasaan Senam Otak Untuk Meningkatkan Konsentrasi Pada Anak Adhd TK Beranda Istimewa Kabupaten Ngawi." Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini 8.2 (2022): 167-176.
Mardayati, E. (2022). Pengaruh Metode Senam Otak (Brain Gym) Dalam Mengurangi Kejenuhan (Burnout) Belajar Siswa di SMP Negeri 22 Kota Jambi (Doctoral Dissertation, Bimbingan Dan Konseling).
Neviana, Sari (2021). Peningkatan Motorik Kasar Melalui Metode Brain Gym Anak Usia 5-6 Tahun Tk Aisyiyah 3 Kampung Baru Labuhan Ratu Bandar Lampung. Diss. Uin Raden Intan Lampung.
Nurhasanah (2018). Perkembangan Anak Usia dini. Mataram: Arga Puji Press
Paul Edennison, Brain Gym and Me Merasakan Kembali Kenikmatan Belajar
Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 146 Tahun 2014. Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
Rahayu, Dwi Istati (2018). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Gunung Sari: FKIP Universitas Mataram
Sari, Intan Kumala, & M. Husni Abdulah (2022) "Pengaruh Penggunaan Metode Brain Gym Terhadap Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Istan Balita Surabaya Surabaya."
Sudaryono (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Grub, Hal. 90 11
Sugiyono (2017). Metode Peneltian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R & D. Bandung. Alfabeta.
Sugiyono (2018). Metode Peneltian Kuantitatif. Bandung. Alfabeta.
Suharsimi Arikunto (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Sulis Diana (2017). Brain Gym Stimulasi Perkembangan Anak PAUD 1. Surakarta: CV Kekata Group
Witherington, H.C. (1985). Psikologi Pendidikan. Alih bahasa: M. Buchori. Jakarta: Aksara Baru.
Yanti, Y. (2019). Senam Otak Dalam Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Pada Kelompok B Di Kober Qurrotu’Ain Al Istiqomah. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 1(6), 10-16
Zulaini, Z. (2017). Manfaat Senam Otak. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 15(2), 62–70. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/inde x.php/JIK/article/view/6140
License
Copyright (c) 2023 Qotrunada Awantari, Baik Nilawati Astini, Muazar Habibi, Nurhasanah Nurhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















