Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahuan Ajaran 2021/2022
DOI:
10.29303/jipp.v6i4.304Published:
2021-12-28Downloads
Abstract
Pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan, maupun secara tertulis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Problem Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 3 Batujai Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  problem belajar bahasa Indonesia yang dialami siswa pada keterampilan membaca yaitu, siswa mampu memahami makna bacaan yang berjumlah 6 siswa dengan persentase 50%. Dan problem pada keterampilan menulis yaitu siswa mampu memahami makna yang ditulis yang berjumlah 8 siswa dengan persentase 68%. Adapun faktor yang  mempengaruhi  problem belajar bahasa indonesia yaitu  faktor internal yang paling menonjol yaitu, faktor intelegensi dengan persentase 75%. Sedangkan pada faktor ekternal yang paling menonjol pada faktor lingkungan kelurga dengan persentase 58,33%. Dari permasalah tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat problem belajar bahasa Indonesia pada aspek keterampilan membaca dan menulis yang problem nya bervariasi. Sedangkan factor-faktor  problem belajar bahasa Indonesia, pada faktor internal yang paling menonjol yaitu faktor intelegensi . Kemudian pada faktor ekternal yang paling menonjol adalah  faktor  lingkungan keluarga sebagai  penyebab terjadinya problem belajar bahasa Indonesia.
Keywords:
problem belajar faktor-faktor problem belajar bahasa IndonesiaReferences
Ahmadi abu, et al. (2013). Psikologi Belajar. Jakarta; Rinaku Cipta.
Dalyono, M. (2005). Psikologi Pendidikan. Rineka Cipta; Jakarta.
Djamarah, Bahri Syaiful (2015). Psikologi Belajar. Jakarta; Rineka Cipta.
Lestari, N. P. L. D., Meter, I. G., Negara, I. G. A. O., & Ke, S. P. M. (2015). Analisis Kesulitan-Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Dalam Implementasi Kurikulum 2013 Di SD Piloting Se-Kabupaten Gianyar. MIMBAR PGSD Undiksha, 3(1).
Melong Lexy (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung; PT Remaja Rosadakarya.
Nurjanah, Siti (2015). Diagnosis Kesulitan Belajar Matematika Pada Materi Jarak, Waktu, dan Kecepatan di Kelas VA SD Negeri Pujokusuman 1 Yogyakarta.
Salam, S. S., Sumardi, S., & Hodidjah, H. (2016). Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Tanya dan Tanda Baca Titik Pada Teks Dialog Siswa. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(2), 168-175.
Sugiyono (2016). Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung; Alfabeta.
Sujana, Nana (2008). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung; Sinar Baru Algensindo.
Musaddat Syaiful (2018). Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia SD. Arga Puji Press.Mataram.
Mariana, D., Endang, B., & Yusuf, A. Analisis Faktor Penyebab Siswa Mengalami Kesulitan Belajar Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Lkia Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(10).
Maryani, Ika, et al. (2018). Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar. Yogyakarta: K- Media
Depdiknas (2007). Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.Pusat Pembukuan Depertemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Anzar, S. F., & Mardhatillah, M. (2018). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Negeri 20 Meulaboh Kabupaten Aceh Barat Tahun Ajaran 2015/2016. Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(1).
Arikonto, Suharsimi (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rinika Cipta.
klik di sini 


















