Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SDN 3 Ampenan
DOI:
10.29303/jipp.v10i4.3992Published:
2025-11-05Downloads
Abstract
Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan strategi pendekatan yang mengintegrasikan sentuhan budaya ke dalam materi pembelajaran. Melalui penerapan pendekatan ini siswa dapat merasakan dan memaknai pembelajaran yang telah diberikan karena mempertimbangkan keberagaman budaya yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDN 3 Ampenan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang disebabkan oleh kegiatan pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Lembar tes yang digunakan adalah lembar tes berisikan soal yang telah disusun dan disesuaikan berdasarkan indikator-indikator keterampilan berpikir kritis dan mengintegrasikan soal HOTS. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada siklus I didapatkan persentase ketuntasan belajar mencapai 67% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 93%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Keywords:
Culturally Responsive Teaching (CRT), Keterampilan Berpikir Kritis, Pendidikan PancasilaReferences
Abdulhak, Ishak., & Suprayoga, Ugi. (2013). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Rajawali Pers.
Afifah, S. N., & Kusuma, A. B. (2021). Pentingnya Kemampuan Self-Efficacy Matematis. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal), 4(2), 313–320.
Gemnafle, Mathias., & Batlolona, J. R. (2021). Manajemen Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Profesi Guru Indonesia, 1(1), 28—42.
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Pradigma Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 236–243.
Jannah, N., Wadi, H., Malik, I & Masyhuri. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Mengintegrasikan Kemampuan HOTS dan Scientific Approach Pada Mata Pelajaran Sosiologi di MAN 2 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2620–8326.
Kafiar, D. Y. B. R., Sormin, A. A., & Betaubun, S. L. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas II Sekolah Dasar, Journal of Education Action Research, 7(3), 336–343.
Lubaba, M. N., & Alfiansyah, I. (2022). Analisis Penerapan Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 9(3), 687–706.
Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum “Merdeka Belajar” di Era Society 5.0. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, Dan Humaniora, 5(1), 66–78.
Maryono, M., Sinulingga, K., Nasution, D., & Sirait R. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Kultur Budaya Jawa Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching. Jurnal Pendidikan Fisika, 10(1) 13–24.
Mayla, S. S., Rianti Cahyani, & Deti Ahmatika. (2024). Analisis Kemampuan Pemodelan Matematika Peserta Didik Ditinjau dari Gaya Berpikir Gregorc. PERISAI: Jurnal Pendidikan Dan Riset Ilmu Sains, 3(1), 14–26.
Nasution, Dewi, E., & Ummah, S. V. R. Q. (2023). Pengembangan karakter komunikatif dan disiplin melalui metode culturally responsive teaching dengan pembelajaran sosial emosional pada pembelajaran sejarah siswa kelas x-2 sman 1 Kalitidu. Journal on Education, 6(1), 2408–2420.
Noviarini, K., Bahtiar, R. S., & Santoso, E. (2024). Penerapan Culturally Responsive Teaching Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Produk Unggulan Daerah bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Edutama: Jurnal Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas, 1(1), 105–113.
Nurtanto, M., Fawadi, M., & Sofyan, H. (2020). Problem Based Learning Quality through Character-Based Literacy Learning and Life Career Skill (LL-LCS). Journal of Physics: Conference Series, 1571(1), 012006.
Safirah, A. D., Ningsih, Y. F., Suhartiningsih., Masyhud, M. S., & Hutama, F. S. (2024). Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 10(2), 87–96.
Salma, I. M., Eurika, N., & Wulandari, F. (2023). Upaya Peningkatan Literasi Sains Siswa Kelas XI MIPA 6 dengan PBL Berbasis Culturally Responsive Teaching Di SMAN Balung. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 7(2), 220–230.
Surayya, Shanaz., Patonah, Siti., & Sumiyatun. (2024). Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV SDN Peteron Semarang. Journal of Elementary Education, 7(2), 214–222.
License
Copyright (c) 2025 Aniza Muaffiani, Bq Nani Sri Wahyuningsih, Khairun Nisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















