Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Open Access
Peer Reviewed

Korelasi Penguasaan Konsep dan Konsistensi Argumentasi Moral Siswa SMAN di Kota Mataram

Authors

Baiq Sri Handayani , Tri Ayu Lestari , I Gde Mertha

DOI:

10.29303/jipp.v7i4b.372

Published:

2022-11-24

Downloads

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara konsistensi argumentasi moral dan penguasaan konsep menggunakan isu sosiosaintifik pada materi sistem reproduksi manusia siswa SMAN di kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian korelasional dengan teknik random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII di SMAN Kota Mataram. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas XII di tiga SMAN Mataram sebanyak 300 siswa dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner konsistensi argumentasi moral dan tes hasil belajar siswa. Konsistensi argumentasi moral siswa diukur dengan menggunakan pertanyaan melalui rubrik adaptasi dari consistency of performance. Pertanyaan yang diberikan kepada siswa terdiri dari 16 soal mengenai isu sosio-saintifik dengan kategori pertanyaan untuk diri sendiri, jenis kelamin berbeda, keluarga dan masyarakat. Pertanyaan diberikan kepada seluruh sampel siswa untuk kemudian dianalisis setiap data yang masuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di ketiga sekolah tersebut terdapat hubungan bermakna antara konsistensi argumentasi moral siswa dan penguasaan konsep walaupun tingkatannya dalam kategori rendah. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai penguasaan konsep dan konsistensi argumentasi moral siswa kelas XII menggunakan isu sosiosaintifik.

Keywords:

Penguasaan Kosep, Konsistensi Argumentasi Moral, Isu Sosiosaintifik.

References

Aquino, K., & Reed, A. (2002). The Self Importance of Moral Identity. Journal of Personality and Social Psychology, 83, 1423–1440.

Bennett, J. (2001). The Development and Use of An Instrument to Assess Students’ Attitude to The Study of Chemistry. International Journal of Science Education, 26: 141-169.

Fisher, W. (2009). Narration as a human communication paradigm: The Case of Public Moral Argument. Narration as a Human Communication Paradigm. Communication Monographs, 51:1, 1-22

Fraenkel, et al. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education, New York: McGraw-Hill.

Kohlberg, L. (1984). The Psychology of Moral Development: The Nature and Validity of Moral Stages. Essays on Moral Development. Volume 2.

Malti, T., Gasser, L., & Helfenfinger, E., (2010). Children’s Interpretive Understanding, Moral Judgements, and Emotion Attributions: Relations to Social Behaviour. British Journal of Developmental Psychology. 28, 275–292.

Riyono (2005). Hubungan Sikap Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Bengkayang Dalam Pembelajaran Matematika. Skripsi. Pontianak: FKIP UNTAN.

Sadler, T. D., & Donnely L. A. (2007). Socioscientific Argumentation: The effects of Content Knowledge and Morality. International Journal of Science Education, 28:12, 1463-1488.

Suroso, A. Y. (2008). Manajemen Alam Sumber Pendidikan Nilai. Bandung: Mughni Sejahtera.

Tierney, R. & Simon, M. (2004). What’s Still Wrong with Rubrics: Focusing on the Consistency of Performance Criteria Across Scale Levels. Practical Assessment, Research & Evaluation. Volume 9, Number 2

Zalbawi, Soenanti. (2002). Masalah Aborsi Dikalangan Remaja. Media Litbang Kesehatan Volume XII Nomor 3.

Author Biographies

Baiq Sri Handayani, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

Tri Ayu Lestari, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

I Gde Mertha, Universitas Mataram

Author Origin : Indonesia

How to Cite

Handayani, B. S. ., Lestari, T. A., & Mertha, I. G. . (2022). Korelasi Penguasaan Konsep dan Konsistensi Argumentasi Moral Siswa SMAN di Kota Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2408–2412. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4b.372

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.