Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika di Era New Normal
DOI:
10.29303/jipp.v7i2.303Diterbitkan:
2022-03-13Unduhan
Abstrak
Terdapat beberapa faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa di era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih jauh faktor-faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa pendidikan matematika di era new normal. Fokus penelitian ini pada kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar sebagai faktor-faktor penentu keberhasilan belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah 96 mahasiswa pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram semester VII tahun ajaran 2021/2022. Pengumpulan data menggunakan angket kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar, kemudian data prestasi belajar diambil dari IP (indeks prestasi) semester 6 tahun ajaran 2020/2021. Dilakukan uji signifikansi pengaruh variabel-variabel dependen terhadap variabel indepen secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kemampuan berpikir kreatif dengan prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 1,917 + 0.508 X1. Hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 2,179 + 0,318 X2. Hubungan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa dapat digambarkan melalui persamaan Y = 1,482 + 0,385 X1 + 0,232 X2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan secrara parsial maupun simultan antara kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mahasiswa di era new normal.
Kata Kunci:
Berpikir Kreatif Kemandirian Belajar New Normal Prestasi Belajar.Referensi
Al Aslamiyah, T., Setyosari, P., & Praherdhiono, H. (2019). Blended learning dan kemandirian belajar mahasiswa teknologi pendidikan. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 2(2), 109-114.
Arilaksmi, N. P. G., Susiswo, S., & Sulandra, I. M. (2021). Kemampuan berpikir kreatif mahasiswa pendidikan matematika dalam memecahkan masalah open-Ended trigonometri. JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 9(2), 46-58.
Bungsu, T. K., Vilardi, M., Akbar, P., & Bernard, M. (2019). Pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika di SMKN 1 Cihampelas. Journal on Education, 1(2), 382-389.
Damayanty, D. Y., & Sumadi, S. (2017). Hubungan antara kemampuan numerik, kecerdasan emosi dan kemandirian belajar dengan prestasi belajar fisika siswa. COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 3(2).
Hadar, L. L., & Tirosh, M. (2019). Creative thinking in mathematics curriculum: An analytic framework. Thinking Skills and Creativity, 33, 100585.
Hergenhahn, B. R., & Olson, M. H. 2009. Theories of learning. Jakarta: Fajat Interpratama Offset.
Hu, R., Xiaohui, S., & Shieh, C.-J. (2017). A Study on the application of creative problem solving teaching to statistics teaching. EURASIA Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 13(7).
Lu'luilmaknun, U., & Wutsqa, D. U. (2018). Efektivitas media e-learning dengan metode guided discovery ditinjau dari kemandirian belajar matematika siswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 7(3), 413-424.
Nasution, N., Rahayu, R. F., Yazid, S. T. M., & Amalia, D. (2018). Pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 12(1), 9-14.
Octaviyani, I., Kusumah, Y. S., & Hasanah, A. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui model project-based learning dengan pendekatan stem. Journal on Mathematics Education Research, 1(1), 10–14.
Sahwari & Dassucik. (2021). Pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika SMP Negerei 5 Panji Kabupaten Situbondo. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 9(1), 284 - 295.
Satiadarma, M. P., & Waruwu, F. E. (2003). Mendidik kecerdasan. Jakarta: Pustaka Populer Obor.
Sawawa, D., Solehudin, A., & Sabri, S. (2018). Pengaruh faktor internal dan eksternal siswa terhadap hasil belajar pada mata pelajaran mekanika teknik dan elemen mesin. Journal of Mechanical Engineering Education, 5(1), 21-26.
Siregar, R. N., Mujib, A., Siregar, H., & Karnasih, I. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan matematika realistik. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(1), 56–62.
Tahar, I., & Enceng (2006). Hubungan kemandirian belajar dan hasil belajar pada pendidikan jarak jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 7(2), 91-101.
Wijoyo, H., Indrawan, I., Yonata, H., & Handoko, A. L. (2020). Panduan pembelajaran new normal dan transformasi digital. Banyumas: CV Pena Persada.
Wolters, C. A., Pintrich, P. R., & Karabenick, S. A. (2005). Assessing academic self-regulated learning. In What do children need to flourish? (pp. 251-270). Springer, Boston, MA.
klik di sini 


















