Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Biologi di Kelas X B MA Plus Nurul Islam Sekarbela
DOI:
10.29303/jipp.v10i1.3165Diterbitkan:
2025-02-26Unduhan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Biologi di kelas X B MA Plus Nurul Islam Sekarbela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa dalam pembelajaran biologi, dalam pembelajaran guru menggunakan metode pengajaran yang kurang bervariasi, seperti ceramah yang monoton, sehingga membuat siswa merasa bosan, siswa merasa proses pembelajaran kurang efektif, kurang fokus, karena jam pelajaran biologi berada di jam ketiga. Dapat disimpulkan bahwa kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran Biologi disebabkan oleh faktor dari dalam siswa, faktor dari guru dan lingkungan sekolah.
Kata Kunci:
keaktifan siswa, pembelajaran biologiReferensi
Chandra, M. P. dkk. (2023). Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Penerapan Layanan Informasi Menggunakan Media Audio Visual Pasca Covid. Jurnal Wahana Konseling. Vol. 6 (2).
Djamarah, SB & Zain, A. (2018). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Dewina, S., Suganda, O., & Widiantie, R. (2017). Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan menganalisis dan keterampilan berargumentasi siswa pada konsep pencemaran lingkungan di kelas X. Jurnal Pendidikan dan Biologi, 9(2), 54-65.
Febrianti, dkk. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII Mipa SMA Negeri 1 Tuhamberua. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran. Vol. 7 (2).
Khairani (2021). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XI Pada SMA/MA Pada Mteri Barisan dan Deret. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol. 5 (2).
Lelamula, M. D., Sasinggala, M., & Paat, M. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Media Berbasis Power Point di Masa Pandemi Covid 19 terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Biologi di SMP. SCIENING: Science Learning Journal, 3(1), 22-27.
Muhtadi, A. (2019). Pembelajaran Inovatif. Jakarta. Pendidikan profesi Guru
Nasution (2000). Dedaktik asas-asas mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia no 22 tahun 2016 tentang standar proses pembelajran pada Pendidikan dasar dan menengah.
Permendikbud Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
Pujiriyanto (2019). Pembelajaran abad 21. Jakarta. Pendidikan Profesi Guru.
Rustaman & Lufri (2016). Analisis Penerapan Pendekatan STEM Pada Pembelajaran Biologi
Susanto, R. (2022). Analisis Dukungan Emosional dan Penerapan Model Kompetensi Pedagogik Terhadap Keterampilan Dasar Mengajar. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(1), 26–31. https://doi.org/10.29210/1202221604Jurnal Pendidikan Biologi. Vol. 6 (3)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen.
Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Wibawa, R. A. P. (2017). Penerapan Problem Based Learning pada materi pencemaran lingkungan untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah tertulis siswa kelas X MIPA. Biogenesis, 14(2), 29-36.
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Erni Suryani, Kusmiyati Kusmiyati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















