Efektivitas Model Pembelajaran Advance Organizer Berbasis Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa
DOI:
10.29303/jipp.v8i1b.1253Published:
2023-04-28Downloads
Abstract
Hasil observasi di SMAN 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menganggap fisika sebagai mata pelajaran yang sulit, tidak menarik dan membosankan. Oleh karena itu, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMAN 1 Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu dan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Data hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen (pre-test-post-test) dianalisis dengan menggunakan N-gain. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata nilai N-gain adalah 0,602 (60,2%) termasuk golongan menengah. Rata-rata pra ujian adalah 34,7 dan pasca ujian adalah 74 yang berarti bahwa hasil belajar fisika siswa meningkat. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran advance organizer berbasis peta konsep efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa khususnya di SMA Negeri 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat dengan materi momentum dan impuls.
Keywords:
Advance Organizer, Hasil Belajar Fisika, Peta Konsep.References
Dahar, R. W. (2011). Teori-teori Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Erlangga
Hamdanillah, N., Harjono A., & Susilawati (2017) Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Menggunakan Vidio Pembelajaran terhadap Hasil Belajar SiswaKelas XI. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi 3(2), 119-127. DOI: 10.29303/jpft.v3i2.358
Harjono, A., Gunada, I. W, Sutrio, & Hikmawati (2018). Penerapan Advance Organizer Dengan Model Pembelajaran Ekspositori Berpola Lesson Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi 4(1), 141-150. DOI: 10.29303/jpft.v4i1.736
Hatika, R. G. (2016). Peningkatan Haisl Belajar Fisika dengan Menerapkan model Advance Organizer berbantu animasi computer. Jurnal Pendidikanm Fisika Idonesia 12(2), 113-118. DOI: 10.15294/jpfi.v12i2.5210
Nopiani, R., Harjono, A., & Hikmawati (2017). Pengaruh model pembelajaran advance organizerberbantuan peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa SMA Negeri 1 Lingsar. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi 3(2), 137-145. DOI: 10.29303/jpft.v3i2.364
Parenta (2020). Model Pembelajaran Advance organizer Collaboration. Sulawesi Selatan: Aksara Timur.
Rufaida, S., & Sujiono, E. H. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran dan Pengetahuan Awal Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika siswaKelas XI IPA MAN 2 Model Makassar. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia,2(2), 161-168.
Rukminingsih, Adnan G., & Latief M. A. (2020). Metode Penelitian Pendidikan, Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif, Penelitian Tindakan Kelas. Sleman-Yogyakarta: Erhaka Utama.
Setyosari, P. (2013). Metode Penelitian Pendidikan & Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Slameto (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono (2014). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Sinar Baru Algensido.
Sundayana, R. (2020). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Winarni, E. W. W. (2018). Teori dan Praktek Penelitian Kuantitatif Kualitatif Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Research and Developmnet (R & D). Jakarata: BumiAksara.
License
Copyright (c) 2023 Wahyudi Wahyudi, Sutrio Sutrio, Eka Mustika Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















