Pengembangan E-Learning Fisika Berbasis Masalah Berbantuan Laboratorium Virtual Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik
DOI:
10.29303/jipp.v7i3c.748Published:
2022-10-13Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning fisika berbasis masalah berbantuan laboratorium virtual yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik pada topik gerak lurus. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (Research & Development) yang mengacu pada langkah-langkah model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Produk pada penelitian ini terdiri dari e-learning fisika, silabus, RPP, LKPD, dan instrumen tes. Pengumpulan data berupa validitas produk diperoleh dari hasil validasi oleh validator ahli dan validator praktisi dengan rentang hasil rata-rata validasi semua produk dari 3.19-3.77 dengan kriteria valid. Â kepraktisan produk diperoleh dari lembar angket respon peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Persentase hasil penilaian dan analisis data kepraktisan diperoleh nilai 84.87% dengan kriteria cukup praktis. Adapun uji efektivitas produk menggunakan uji N-Gain yang diperoleh dari hasil pretest dan posttest pada uji terbatas. Persentase hasil penilaian dan analisis data uji efektivitas diperoleh peningkatan yang cukup signifikan yaitu 58.13% dengan kriteria cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-learning fisika dan perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik.
Keywords:
E-Learning Fisika, Pembelajaran Berbasis Masalah, Laboratorium Virtual, Keterampilan Proses SainsReferences
Agustine, D., Wiyono., & Muslim. (2014). Pengembangan E-Learning Berbantuan Virtual Laboratory untuk Mata Kuliah Praktikum Fisika Dasar II di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UNSRI. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika. 1(1), 33-42. https://doi.org/10.36706/jipf.v1i1.1218
Azizirrahim, E., Sutrio., & Gunawan. (2015). Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Sains dalam Model Pembelajaran Guided Discovery untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Fisika pada Siswa Kelas VIIA SMPN 8 Mataram Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(2), 272- 275. https://doi.org/10.29303/jpft.v1i4.270
Bakri, F., & Mulyati, D. (2017). Pengembangan Perangkat E-Learning Untuk Matakuliah Fisika Dasar II Menggunakan LMS Chamilo. Jurnal wahana pendidikan fisika. 2(1), 25-30. http://dx.doi.org/10.17509/wapfi.v2i1.4868
Gunada, I.W., Sahidu, H., & Sutrio. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Imiah Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 1(1), 38-46.
https://doi.org/10.29303/jpft.v1i1.233
Gunawan., Setiawan, A., & Widyantoro D.H. (2013). Model Virtual Laboratory Fisika Modern untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains Calon Guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. 20 (1), 25-32. http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/4394
Hayati,M. (2014). Desain Pembelajaran Berbasis Karakter. Pekanbaru: LPPM Universitas Negeri Sultan syarif Kasim Riau.
Humairah, N.H., Khaeruddin., & Yani, H. (2021). Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Virtual Lab untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Peserta Didik. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika. 17(2), 104-112. https://doi.org/10.35580/jspf.v17i2.19047
Irmawati., Suarti., & Nurlina. (2021). Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Al-Khazini: Jurnal Pendidikan Fisika. 1(1), 39-46. https://doi.org/10.24252/al-khazini.v1i1.20834
Naidu, Som.(2006). E-learning: A Guidebook Of Principles, Prosedur, And Practices. New Delhi: Commonwealth Educational Media Center.
Permendikbud. (2016). Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Indonesia: Kemendikbud.
Reski, R., Hutapea, M.N., & Saragih, S. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII SMP/Mts. Jurnal Cendikia. 5(1): 701-717. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.369
Salma, Dewi. (2013). Mozaik Teknologi Pendidikan E-Learning. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Solikha, Nikmatus., Suchainah., &Rasyida, Irfah. (2020). Efektifitas Pembelajaran E-learning Berbasis Schoology Terhadap Peningkatan Keefektifan dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial. 11(1), 31-42. https://doi.org/10.20992/jies.v2012.029
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta CV.
Susanto, E., & Retnawati, H. (2016). Perangkat Pembelajaran Matematika Bercirikan PBL untuk Mengembangkan HOTS Siswa SMA. Jurnal Riset Pendidikan Matematika.3(2),1-9. https://doi.org/10.21831/jrpm.v3i2.10631
Suyanto,Eko & Sartinem (2009). Pengembangan Contoh Lembar Kerja Peserta Fisika Siswa Dengan Latar Penuntasan Bekal Awal Ajar Tugas Studi Pustaka Dan Keterampilan Proses Untuk SMA Negeri 3 Bandar Lampung. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2009. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Sutirman (2013) Media dan Model-Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Graha Ilmu. http://grahailmu.co.id/previewpdf/978-602-262-064-8-1063.pdf
Trianto (2017). Model Pembelajaran Terpadu: Kosep, Strategi, dan Implementasinya Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Ubaidillah, M. (2016). Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jurnal EduFisika. 1(2), 9-20. https://doi.org/10.22437/edufisika.v1i2.3425
Yuliati, Y. (2016). Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Cakrawala Pendas. 2(2), 71-83. https://dx.doi.org/10.31949/jcp.v2i2.335
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















