Pengembangan Perangkat Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Gelombang Cahaya
DOI:
10.29303/jipp.v6i4.344Published:
2022-01-14Downloads
Abstract
Penelitian pengembangan (Research and Depelovment) ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa perangkat pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and mtehematics) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi gelombang cahaya yang valid. Pembelajaran STEM merupakan perangkat yang digunakan oleh guru sebagai acuan dalam melaksanakan pebelajaran yang berkaitan dengan sains, teknologi, teknik, dan matematika. Penelitian ini menggunakan model 4D yang terdiri atasi Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan adalah Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan instrumen tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Validitas produk pengembangan dinilai oleh enam validator ahli yang dianalisis dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil validasi dari validator bahwa keseluruhan perangkat yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata 3,4 sampai 3,6 dan berada pada kategori sangat valid. Berdasarkan interpretasi data tersebut, maka dapat ditarik kesimpul bahwa perangkat pembelajaran STEM yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi gelombang cahaya.
Keywords:
Perangkat Pembelajaran STEM Kemampuan Pemecaham Masalah Gelombang CahayaReferences
Azizah, R., Yuliati, Y., & Latifah, E. (2016). Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Interactive Demonstration Peserta didik Kelas X SMA pada Materi Kalor. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 55-59.
Dewi, M., Kurniawati, I., & Suwarma, I. R. (2018). Penerapan Pembelajaran Fisika Menggunakan Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa pada Materi Listrik Dinamis. Prosiding Quantum #25 Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan.
Doyan, A., & Sukmantara, I.K.Y. (2014). Pengembangan Web Intranet Fisika Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 10(2): 117-127.
Gunada, I W., Rokhmat, J., Hikmawati, & Wahyudi (2016). Pengembangan Bahan Ajar Fisika Matematika Berbasis Self Directed Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Laporan Penelitian. Lemlit Universitas Mataram.
Hikmawati (2016). Lembar Kerja Siswa Berbasis Saintifik Pada Konsep Hukum Ohm Untuk Pembelajaran Fisika Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pijar Mipa. Xi(1): 51-54
Khoiriyah, Nida’ul (2019). Pendekatan Science, Technology, Engineering, dan Mathematic (STEM). Medan: Guepedia.
Makhrus, M., Wahyudi, W., Taufik, M., & Zuhdi, M. (2020). Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis CCM-CCA pada Materi Dinamika Partikel. J. Pijar MIPA. 15(1):54-58.
Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Ratuman, G. T., & Laurens, T. (2011). Evalusi Hasil Belajar Tingkat Satuan Pendidikan. Surabaya: UNESA University Press.
Rokhmat, J. (2017). Fisika Dasar: Pendekatan Berfikir Kausalitik. Mataram: Arga Puji Press.
Santi, D., Sugiarti, T., & Kristiana, A.I. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Realistik pada Pokok Bahasan Lingkaran Kelas VII SMP. Kadikma. 6(1): 8-94
Sahidu, C. (2016). Pengembangan Program Pembelajaran Fisika (P3F). Mataram: FKIP Universitas Mataram.
Sudirman, Kistono & Taufiq (2018). Pengembangan Modul Mata Kuliah Gelombang Berbasis STEM (Science Technology Eegineering and Mathematic) pada Program Studi Pendidikan Fisika. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika. 5(2): 135.
Sugiyono (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Thiagarajan, S., Semmel, D.S., & Semmel, M.I. (1974). Instruction Development for Training Teacher of Expectional Children. Indiana: Indiana University
klik di sini 


















