Model Pembelajaran Kafah Pada Massa Jenis (Density) Untuk Mewujudkan Kebermaknaan Konsep
DOI:
10.29303/jipp.v8i1.1369Diterbitkan:
2023-02-26Unduhan
Abstrak
Massa jenis adalah konsep IPA yang masih abstrak bagi peserta didik tingkat sekolah dasar, sehingga sulit bagi mereka memahaminya. Penelitian bertujuan menggambarkan model pembelajaran kafah memberikan kebermaknaan dari konsep yang diajarkan. Model ini memberikan makna yang sesungguhnya terhadap satu konsep sehingga peserta didik mendapatkan ilmu secara kafah. Pembelajaran kafah adalah pembelajaran yang mengajarkan keterkaitan suatu konsep dengan agama, aplikasi dan kebermaknaan. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, angket respon dan tes kebermaknaan konsep. Lembar observasi digunakan untuk memastikan keterlaksanaan pembelajaran kafah, angket respon digunakan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap pembelajaran kafah pada massa jenis (density) dan tes kebermaknaan konsep digunakan untuk mengetahui pemahaman peserta didik secara kafah. Berdasarkan data yang diperoleh dari 15 peserta didik dan 2 guru di SDIT Yarsi Mataram mendapatkan keterlaksanaan pembelajaran kafah pada kategori baik, 83% peserta didik memberikan respon memberikan makna yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari dan berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman konsep massa jenis (density) secara kafah.
Kata Kunci:
Massa Jenis, Model Pembelajaran Kafah, Kebermaknaan Konsep.Referensi
Aminuddin, H. (2010). The role of Islamic philosophy of education in aspiring holistic. Procedia Social and Behavioral Sciences.
Agus Purwanto (2008). Ayat-Ayat Semesta (Sisi-Sisi Al-Quran yang Terlupakan. Bandung: Mizan Media Utama.
Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Adiatama
Borich, G., D., (1994). Obsevation Skill for Effective Teaching. New York: Macmillan Publishing Company.
Dewi Utami Swary (2020). Fisika Kuantum: Jembatan antara Sains dan Spiritualitas. From https://hijauku.com/2022/02/19/fisika-kuantum-jembatan-antara-sains-dan-spiritualitas/
Hake, R. R. (2018). Analyzing change/gain scores. Retrieved from <http://lists.asu.edu/cgi-bin/wa?A2=ind9903&L=aera-d&P=R6855> Halpern, D.F. (1998). Teaching critical thinking for transfer across domains. American Psychologist, 53(4), h.449-455.
Hidayat, R. (2015). Berani bicara pendidikan. Jakarta: Unpak.
Hamidah, Gunawan & Muhammad Taufik (2018). Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Phet terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI SMA N 1 Kediri Tahun Ajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 4(1), 27-34.
I Nyoman Suarta & Dwi Istati Rahayu (2018). Model Pembelajaran Holistik Integratif di PAUD Untuk MengembangkanPotensi Dasar Anak Usia Dini: Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. 3(1), 37-45, from http://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/48
Ibrahim, Muslimin (2000). Problem Based Learning. Surabaya: University Press.
Novianti Muspiroh (2014). Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran IPA di Sekolah. Journal of Emperical Research in Islamic Education. 2(1), 168-188, from; http://dx.doi.org/10.21043/quality.v2i1.2099
Orion, N. (2017). A HolisticApproach for Science Education for All. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 3(2).
Rifai, Muhammad (2011). Politik Pendidikan Nasional. Yogyakarta: ArRuz Media
Rohman, Saifur (2016). Filsafat Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suparno Satira (2022). Muslim Kafah-1 dalam Persepsi Saintis. Bandung: ITB Press.
Syahrial, A. (2022). Model Pembelajaran IPA Secara Kafah. Jurnal Orbita Universitas Muhammadyah Mataram, 8(1), 154-159, from https://doi.org/10.31764/orbita.v8i1.8573
Sugiyono (2017). Qualitative Quantitative Research Methods and R & D. Bandung: Alfabeta.
Uum Murfiah (2017). Model Pembelajaran Terpadu di Sekolah Dasar: Jurnal Pesona Dasar. 1(5), 57-69, from https://jurnal.usk.ac.id/PEAR/article/view/7972
Yanti Fitria (2018). Perubahan Belajar Sains Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Terintegrasi (Terpadu) melalui Model Discovery Learning. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, 2(2), 52-63, from https://doi.org/10.24036/jippsd.v2i2.102705
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Syahrial Ayub, Joni Rokhmat; Agus Ramdani, Aliefman Hakim

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















