Pengembangan Permainan Tradisional Bakiak Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 5-6 Tahun di RA Perwanida II Mataram Tahun Ajaran 2022/2023
DOI:
10.29303/jipp.v8i4.1595Diterbitkan:
2023-11-14Unduhan
Abstrak
Salah satu permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik yaitu permainan tradisional bakiak. Di RA Perwanida II Mataram, kurang diperagakan permainan tradisional, permainan yang sering dilakukan yaitu permainan modern seperti jungkat-jungkit, maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan tradisional bakiak untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak. Jenis penelitian ini Research and Development. Subjek penelitian ini peserta didik kelas B1 RA Perwanida II Mataram. Metode pengumpulan data berupa observasi, angket, dan dokumentasi. Desain produk alat permainan tradisional bakiak ini dibuat dengan menggunakan kayu, pengait kaki menggunakan ban bagian dalam, dan diberikan sentuhan warna dari pilox pada pengait kaki, sehingga dapat menarik minat anak untuk memainkannya dan lintasan yang berbentuk zig zag. Berdasarkan penilaian validator yang terdiri dari Dosen Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Guru RA Perwanida II Mataram, mendapatkan presentase kelayakan sebesar 90% dan 92% sehingga penilaian yang dicapai validator mendapatkan kategori “Sangat Layak”. Uji coba pertama hasil kegiatan pengembangan permainan tardisional bakiak untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia 5-6 tahun masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan yaitu dengan presentase nilai 69,79% dan uji coba kedua masuk dalam kategori berkembang sangat baik yaitu dengan presentase nilai 88,54%. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional bakiak yang dikembangkan dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik.
Kata Kunci:
Kecerdasan Kinestetik, Permainan Bakiak, Permainan Tradisional.Referensi
Afrianti, N. (2014). Permainan Tradisional, Alternatif Media Pengembangan Kompetensi Sosial-Emosi Anak Usia Dini.
Amridha, & Rahyuddin, JS. (2020). Meningkatkan Kerjasama Anak Usia 6-7 Tahun Melalui Permainan Tradisional Bakiak. In Jurnal Sipatokkong BPSDM Sulsel (Vol. 1, Issue 1).
Cendana, H. & Suryana, D. (2021). Pengembangan Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516
Denok, M dkk. (2021). Penggunaan Permainan Tradisional Bakiak Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di KB Tunas Marenggeng Desa Sindangwangi Kabupaten Brebes. Info Articles (Issue 2). http://ejournal.ivet.ac.id/index.php/sc
Dhieni, N. & Yuliantina, I. (2020). Panduan Penegerian Satuan Pendidikan Anak Usia Dini.
Dwi Tresna Santana, F dkk. (2019). Jurnal Ceria Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Media Tari Mapag Layung. 2(6), 2714–4107.
Fitriana, A. dkk. (2021). Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. Journal of Childhood Education, 5(1), 147–158.
Hasanah, U. & STAIN Jurai Siwo Metro Lampung, MP. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini.
Hayati, F dkk. (2019). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Bakiak Di Kelompok B TK Raudhatul Ilmi Tijue Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. In Jurnal Buah Hati (Vol. 6, Issue 1).
Istati Rahayu, D dkk. (2019). Prosiding Seminar Nasional FKIP Universitas Mataram Pengaruh Permainan Tradisional Congklak Terhadap Kemampuan Matematika Awal Anak Usia Dini.
Laely Khusnul, & Yudi Dede. (2017). Pengaruh Permainan Bakiak Terhadap Peningkatan Kecerdasan Motorik Kasar Anak Usia Dini.
Laely, K. & Yudi, D. (2015). Pengaruh Permainan Egrang Tempurung Kelapa Terhadap Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Anak. Jurnal Empowerment, 3.
M. Makbul. (2021). Metode Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian.
Maghfiroh, Y. (2020). Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun. (Vol. 6, Issue 1).
Matulessy, A. & Muhid, A. (2022). Efektivitas Permainan Tradisional Congklak Untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Siswa: Literature Review. (Vol. 13, Issue 1).
Mayang Fauni, A. dkk. (2019). Pengaruh Permainan Bakiak Terhadap Perkembangan Sosial Anak Kelompok B (Usia 5-6 Tahun) Di TK Nusa Indah Palembang. (Vol. 2, Issue 1).
Mayar, F. & Putri, Y. D. (2021). Kegiatan Senam Otak (Brain Gym) Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah III Alang Sungkai. 5(3).
Novita, M dkk. (2021). Pengembangan Alat Permainan Tradisional Bakiak Untuk Menstimulasi Motorik Kasar Anak di TK Cut Meutia Banda Aceh. In Jurnal Ilmiah Mahasiswa (Vol. 2, Issue 1).
Oktariana Riza. (2019). Pengaruh Permainan Bakiak dan Kecerdasan Interpersonal Terhadap Perkembangan Fisik Motorik Anak TK Khairani Aceh Besar. Visipena, 10(1).
Pendidikan, J. A. & Irwansyah, D. (2015). Hubungan Kecerdasan Kinestetik dan Interpersonal Serta Intrapersonal dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Di MTsN Kuta Baro Aceh Besar. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 16(1), 2015–2092.
Permendikbud137-2014StandarNasionalPAUD. (n.d.).
Puspitasari, E dkk. (2022). Peran Permainan Tradisional Bakiak dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun. Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 142–152. https://doi.org/10.32665/abata.v1i1.340
Rahman, Y. & Ningsih, A. (2021). Manfaat Permainan Tradisional Bola Bekel terhadap Perkembangan Anak Usia Dini.
Ramdani, Zuhut dkk. (2021). Penerapan Permainan Tradisional Bakiak Ular Tangga untuk Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak. Golden Age, 5(2), 1–14.
Respati, R dkk. (2018). Gerak Dan Lagu Sebagai Model Stimulasi Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. Pendidikan Anak Usia Dini,12(2). https://doi.org/10.21009/JPUD.122
Rizkika Sari dkk. (2022). Pengaruh Metode Bercerita Menggunakan Media Boneka Tangan Terhadap Perkembangan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Kelompok B Tk Asmaul Husna Desa Embung.2(1). https://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JMP/index
Salsabila, A dkk. (2023). Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Anak Melalui Permainan Tradisional Engklek Pada Anak Usia 5-6 Tahun. 17(1). https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.16035
Suparti, & Susanti Mariana. (2017). Pengembangan Model Media Audio Pembelajaran Bermuatan Permainan Tradisional Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Kwangsan, 5(2), 101–114.
Sutini, A. (2013). Meningkatkan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini.
Wiranta Agung lanang, I. G. (2022). Penerapan Tari Bali Untuk Pengembangan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini.
Yetti, E dkk. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Tari Pendidikan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Aktif (Pengembangan Model di Taman Kanak-Kanak Labschool Jakarta Pada Kelompok B). Pendidikan Anak
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Sri Latifa Zahrawi, Muhammad Tahir, Muazar Habibi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















