Integrasi Simulasi PhET Dalam Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Fisika Peserta Didik SMA Negeri 8 Mataram
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.2881Diterbitkan:
2026-04-24Unduhan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi PhET Interactive Simulation dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis fisika peserta didik pada materi gerak parabola di SMAN 8 Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 31 peserta didik kelas X MIA 4. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator Ennis, meliputi analisis, inferensi, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase ketuntasan tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan pada hampir semua indikator. Indikator analisis pertama mencapai persentase ketuntasan tertinggi (±80%), sedangkan indikator analisis kedua menjadi yang terendah (±30–40%). Indikator evaluasi dan inferensi berada pada kategori sedang hingga tinggi, menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek dengan dukungan simulasi interaktif mampu memfasilitasi proses penalaran ilmiah siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi PhET dalam PjBL efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis fisika, terlebih dalam konteks sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.
Kata Kunci:
Project Based Learning, PhET Simulation, berpikir kritis, gerak parabola, pembelajaran fisika.Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ni Nyoman Sri Putu Verawati, Wahyudi, Syafira Agustina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















