Pengembangan Pendidikan Mitigasi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghadapi Ancaman Bencana di Sekolah Dasar
DOI:
10.29303/jipp.v8i3.1914Published:
2023-08-30Downloads
Abstract
Penelitian ini, mengembangkan kurikulum pendidikan mitigasi bencana di sekolah dasar. Sampel penelitian 15 orang guru di SD Negeri 23 Cakranegara dengan menggunakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode research and development (R&D) dengan tahapan research and information collection (studi literatur, observasi, dan persiapan), planning (penentuan tujuan yang akan dicapai), develop preliminary form of product (mengembangkan bentuk permulaan dari produk), Preliminary field testing (uji coba lapangan awal dalam skala terbatas), Main product revision (perbaikan terhadap produk awal), Main field testing (uji coba utama), Operational product revision (perbaikan dan penyempurnaan dari ujicoba utama), Operational field testing (uji validasi terhadap produk operasional yg telah dihasilkan), Final product revision (perbaikan akhir terhadap produk yang dikembangkan), Dissemination implementation (menyebarluaskan produk yang dikembangkan). Hasil penelitian pendidikan mitigasi bencana membentuk peserta didik sadar dan siap siaga menghadapi bencana dengan sikap (tahu mengapa), pengetahuan (tahu apa) dan keterampilan (tahu bagaimana). Pendidikan mitigasi bencana mampu meningkatkan kemampuan menghadapi ancaman bencana dalam kategori sedang.
Keywords:
kemampuan menghadapi ancaman bencana, pendidikan mitigasi, sekolah dasarReferences
A. Rusilowati (2012). Mitigasi Bencana Alam Berbasis Pembelajaran Bervisi Science Environment Technology and Society. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia. 8(1), 51-60. Retrived from. https://doi.org/10.15294/jpfi.v8i1.1994
Agustiana, T. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Mitigasi Bencana terhadap Pemahaman dan Ketahanmalangan Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. 46(2), 97-105. Retrived from http://dx.doi.org/10.23887/jppundiksha.v46i2%20Juli.2660
Ayriza, Y. (2011). Peningkatan Keterampilan Guru Bimbingan Konseling dalam Pemerolehan Kesiapan Psikologis Siswa Menghadapi Bencana Alam. Jurnal Ilmiah Pendidikan Cakrawala. 2(2011), 230-242. Retrived from https://doi.org/10.21831/cp.v0i2.4230
Ayub, S. (2019). Model Pembelajaran Kesiapsiagaan Gempabumi di Sekolah Dasar. Jurnal Orbita Universitas Muhammadyah Mataram, 5(2), 65-72. doi: https://doi.org/10.31764/orbita.v5i2.1187
BNPB. (2021). Update Bencana Alam Tahun 2021. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
DAPS - SEQIP. (2009). Materi Pelatihan Banjir Modul I -5. Jakarta: GTZ-Dcpartcmcn Pcndidikan Nasional Direktorat Pembinaan TK clan SD.
DAPS - SEQIP. (2009). Materi Pelatihan Tanah Longsor Modul 1-5. Jakarta: GTZ-Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Pcmbinaan TK dan SD.
DAPS - SEQlP. (2009). Materi Pclatihan Gcmpa Bumi Modul 1-5. Jakarta: GTZ-Departemen Pendidi kan Nasional Direktorat Pembinaan TK dan SD.
DAPS - SEQTP. (2009). Materi Pelatihan Tsunami Modul 1-5. Jakarta: GTZ-Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Pembinaan TK dan SD.
Diposaptono S. (2005). Tsunami Mitigation Technology. Jakarta: Republic of Indonesia Maritime and Fisheries Agency Tsunami Mitigation Training Material.
Djamarah. (2005). Teachers and Students in Educative Interaction, A Psychological Theoretical Approach. Jakarta: Rineka Cipta.
Dwiningrum, A.I.S. (2020). School Strategies in Strengthening Student Resilience in Disaster-Prone Areas. Jurnal Ilmiah Pendidikan Cakrawala. 39(3), 720-731. Retrived from https://doi.org/10.21831/cp.v39i3.30249
Jufri, A.W., (2013). Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung: Pustaka Reka Ciptakan
License
Copyright (c) 2023 Syahrial A, Muhammad Taufik, Sutrio Sutrio, I Wayan Gunada

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















