Penguatan Civic Literacy Siswa melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Literasi Digital
DOI:
10.29303/jipp.v11i2.5192Published:
2026-05-31Downloads
Abstract
Di tengah meningkatnya arus informasi digital, peserta didik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan literasi digital, tetapi juga kecakapan kewarganegaraan yang memungkinkan mereka berpartisipasi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokratis. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, penguatan kompetensi tersebut dapat diintegrasikan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berfungsi sebagai wahana pengembangan karakter dan kewarganegaraan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan civic literacy siswa melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis literasi digital pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Mataram. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila mendorong peningkatan kemampuan siswa dalam mengevaluasi informasi digital, mengidentifikasi bias informasi, memahami isu-isu kewarganegaraan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai persoalan publik. Pembelajaran berbasis diskusi, analisis kasus, dan pemanfaatan sumber digital memberikan ruang bagi siswa untuk membangun pemahaman yang lebih kontekstual mengenai nilai-nilai demokrasi dan kewarganegaraan. Namun demikian, penguatan civic literacy masih lebih dominan pada aspek pengetahuan dan pemahaman konseptual dibandingkan penerapan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari. Efektivitas pembelajaran dipengaruhi oleh kompetensi guru, karakteristik siswa, budaya kelas, dan dukungan infrastruktur digital sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat civic literacy siswa sebagai warga negara muda di era digital.
Keywords:
civic literacy; literasi digital; kewarganegaraan digital; Pendidikan Kewarganegaraan; Pendidikan PancasilaReferences
Anastasya, & Arpannudin, I. (2025). Digital literacy and civic education in the digital era: A bibliometric analysis (2016–2025). Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 10(2), 89–106. https://doi.org/10.17977/um039v10i22025p89-106
Branson, M. S. (1998). The role of civic education. Center for Civic Education.
Choi, M. (2016). A concept analysis of digital citizenship for democratic citizenship education in the internet age. Theory & Research in Social Education, 44(4), 565–607. https://doi.org/10.1080/00933104.2016.1210549
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hobbs, R. (2010). Digital and media literacy: A plan of action. Aspen Institute.
Isin, E. F., & Ruppert, E. (2020). Being digital citizens (2nd ed.). Rowman & Littlefield.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Milner, H. (2002). Civic literacy: How informed citizens make democracy work. Tufts University Press.
Pangrazio, L., & Sefton-Green, J. (2021). Digital rights, digital citizenship and digital literacy: What's the difference? Journal of New Approaches in Educational Research, 10(1), 15–27. https://doi.org/10.7821/naer.2021.1.616
Rahman, A., Hamid, S. I., & Nurhadi, M. (2022). Digital citizenship in civic education learning. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 10(3), 731–752. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v10i3.755
Redecker, C. (2020). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union.
Sheik Mohamed, S. H., & Hermansyah, S. (2024). The role of digital media in developing civic literacy among high school students in the era of social transformation. SMART: Journal of Multidisciplinary Educational Studies, 2(2), 97–107.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (Edisi revisi). Yogyakarta: Alfabeta.
Torney-Purta, J., Lehmann, R., Oswald, H., & Schulz, W. (2001). Citizenship and education in twenty-eight countries: Civic knowledge and engagement at age fourteen. International Association for the Evaluation of Educational Achievement (IEA).
Volcic, Z., & McMahon, M. (2025). No media literacy without civic literacy. Global Media and Communication. Advance online publication. https://doi.org/10.1177/17427665251398810
Widiatmaka, P., & Kurniawan, I. D. (2023). Improving civic literacy by utilizing digital literacy through civic education in higher education. Jurnal Pekommas, 8(1), 59–70. https://doi.org/10.56873/jpkm.v8i1.5126
Winataputra, U. S. (2022). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif keilmuan dan praktik pendidikan. Universitas Terbuka.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.
License
Copyright (c) 2026 Basariah, Mohammad Ismail, Jumrawati, Maria Grace Putri Edi, M. Rizki Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















