Kemitraan Guru dan Orang Tua dalam Menciptakan Budaya Literasi Pada Kegiatan Pembelajaran Siswa Kelas V SDN 11 Sumbawa Besar
DOI:
10.29303/jipp.v7i3b.803Published:
2022-09-03Downloads
Abstract
Gerakan literasi sekolah adalah salah satu program yang sangat penting diterapkan dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar dan faktor pendukung serta faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, kondensasi data (Data Condensation), penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian terdapat beberapa bentuk kemitraan antara guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas V SDN 11 Sumbawa Besar yaitu kunjungan ke rumah murid, kunjungan orang tua ke sekolah, adanya komunikasi antara sekolah dan orang tua, surat meyurat, membuat kelompok antara sekolah dan orang tua dan orang tua memberikan sumbangsi buku kepada sekolah.. Faktor pendukung kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran antara lain adanya minat atau perhatian orang tua terhadap Pendidikan anak, komunikasi yang baik antara orang tua dan seolah dan orang tua memberikan sumbangsi buku. Faktor penghambat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi antara lain kurangnya buku bacaan, dan kurangnya alokasi waktu. Dapat disimpulkan bahwa terdapat kemitraan guru dan orang tua dalam menciptakan budaya literasi pada kegiatan pembelajaran siswa kelas VÂ SDN 11 Sumbawa Besar.Â
Keywords:
Budaya Literasi, kegiatan pembelajaran, kemitraanReferences
Abidin, Y., et al. (2017). Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Jakarta: Bumi Aksara.
Ananto (2015). Enam literasi dasar. World Economic Forum
Asrin, Wildayanti & Husniati (2022). “Hubungan Keterampilan Guru Mengelola Kelas dalam Pembelajaran dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas V di SDN Gugus Campa Tahun Ajaran 2021/2022†dalam Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol 7, Nomor 2b (halaman 600-604). Mataram: Universitas Mataram.
Antoro, B (2017).Gerakan Literasi Sekolah Dari Pucuk Hingga Akar Sebuah refleksi. Jakarta : Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Akbar, Aulia (2017). Jurnal Membudayakan Literasi Dengan Program 6M di Sekolah Dasar, Jurnal JPSD, Vol. 03, No. 01.
Buchari, Alma (2008). Manajemen Corporate dan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan. Bandung : Alfabeta.
Departemen Pendidikan Nasional (2003). Undang-undang SISDIKNAS tahun 2003 No. 20. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajeman Pendidikan Dasar Dan Menengah.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2010.
Fianto, Farinia, et al. (2017). Materi Pendukung Literasi Finansial. Jakarta timur: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hermawan, Asep Herry., et al. (2013). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran di SD. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Jiwandono, I. S., Degeng, N. S. I., & Kusmintardjo (2017). Peran Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif Di Sdn Wonorejo 01 Lawang. Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21, 6(21), 721–726. http://pasca.um.ac.id/conferences/index.php/sntepnpdas/article/view/935
Jiwandono, I. S., & Khairunisa, K. (2020). Pemanfaatan Nilai-Nilai Filosofis Punakawan Dalam Upaya Penguatan Karakter Mahasiswa. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 20(1), 74–81. https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i1.4466
Jiwandono, I. S., Nisa, K., Rosyidah, A. N. K., Hakim, M., & Nasaruddin, N. (2020). The Implementation of the Movement for Strengthening Character Education in Primary Schools Through Lombok Traditional Games at SDN 44 Mataram. 1st Annual Conference on Education and Social Sciences (ACCESS 2019), 246–249. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200827.062
Jiwandono, I. S., Setiawan, H., Oktaviyanti, I., Kholifatur Rosyidah, A. N., & Khair, B. N. (2021). Tantangan Proses Pembelajaran Era Adaptasi Baru di Jenjang Perguruan Tinggi. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 21(1), 39–46. https://doi.org/10.30651/didaktis.v21i1.5842
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Purwanto, Ngalim (2013). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, Bandung: Remaja Rosada Karya, Republika. No. 024 Tahun 22. Edisi 28 Januari 2014.
Sarbaini, Syahrial & Rusdiyanta (2013). Dasar-Dasar Sosiologi, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Soekanto, Soerjono (2012). Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: Rajawali.
Sulham, Najib (2011). Pendidikan Berbasis Karakter.Surabaya: PT. Temprina Nadia Grafika( Jawa Pos Grub).
Tarigan, Henry Guntur (2012). Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. (Bandung: Angkasa).
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















