Pengembangan Permainan Tradisional Hantu Buta Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Dusun Sundak Desa Rarang
DOI:
10.29303/jipp.v7i4.912Published:
2022-10-31Downloads
Abstract
Penelitian ini diarahkan untuk mendapatkan deskripsi tentang pengembangan permainan tradisional hantu buta untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di Dusun Sundak Desa Rarang yang dilatar belakangi rendahnya perkembangan sosial emosional anak usia dini khususnya dalam kegiatan bermain permainan tradisional hantu buta di Dusun Sundak, Desa Rarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan permainan tradisional hantu buta untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di Dusun Sundak, Desa Rarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Hasil dari Penelitian ini menggunakan tiga tahap pengembangan dengan enam kali pertemuan, setiap tahap terjadi peningkatan dengan cara memodifikasi alat dan bahan, langkah-langkah main, serta aturan main. Hasil yang diperoleh pada tahap pengembangan I sebesar 46,5%, terjadi peningkatan di tahap pengembangan II dengan presentase sebesar 71,5% dan pada tahap pengembangan III mendapatkan presentase nilai sebesar 86,5%. Berdasarkan hasil penelitian pada pengembangan I, II, dan III, perkembangan sosial emosional anak dapat dikatakan meningkat karena nilai yang diperoleh anak pada masing-masing tahapan mengalami peningkatan yang signifikan.
Keywords:
Permainan Tradisional Hantu Buta, Sosial EmosionalReferences
Darminiasih Ni Nyoman, A.A. (2014). Penggunaan Metode Bermain Permainan Trdisional Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa dan Sosial Emosional Anak Kelompok B TK Sabana Sari.Jurnal program pascasarjana Pendidikan Dasar. Universitas Ganesa.
Fitrah, Muh & Luthfiyah (2017). Metodelogi Penelitian (Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus). CV Jejak: Jawa Barat.
Hurlock Elizabeth B. (1978). Perkembangan anak Jilid 1. Erlangga: Jakarta
Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan anak Jilid 2. Erlangga: Jakarta
Karta, I Wayan., dkk. (2016). Pedoman Penulisan Skripsi Program S1 FKIP UNRAM. Universitas Mataram.
Kementrian Pendidikan Nasional (2009). Peratuaran Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Repoblik Indonesia Nomer 58 Tahun 2009 Tentang Standar Nasiona Pendidikan Anak Usia Dini.Jakarta : Mentri Pendidikan Nasional.
Kementrian Pendidikan Nasional (2014). Peratuaran Mentri Pendidikan Dan Kebudayaan Repoblik Indonesia Nomer 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasiona Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta
Rahayu, Dwi Istati (2019). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Gunung Sari: Arga Puji.
Santrock, W. John. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Soetjiningsih (1995). Tumbuh Kebang Anak. Universitas Airlangga: Jakarta
Sugiyono (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suyadi (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pedagogja.
Suryani Ni Pt. Etik, M.G Rini Kristiantari, & I Ngh Suadnyana (2016).Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Melalui Kegiatan Permainan Tradisional Ular Naga Pada Anak Kelompok B TK Raisma Putra. Jurnal program pascasarjana Pendidikan Dasar. Universitas Ganesa.
Widyaningrum, Nur Hidayah (2016). Meningkatkan Keterampilan Sosial Melalui Metode Proyek Kelompok B Di TK Aba Barahan Galur Kulon Progo. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Negeri Yogyakarta
Wijaya, Helaluddin Hengki (2019). ANALISIS DATA KUALITATIF: sebuah tinjauan teori & praktik. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















