Efektivitas Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” dalam Meningkatkan Berpikir Kritis dan Kreativitas Siswa SMAN 1 LAMBITU
DOI:
10.29303/jipp.v11i1.4459Published:
2026-01-29Downloads
Abstract
Pembelajaran berbasis kearifan lokal ke dalam materi Biologi sangat penting sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan menanamkan nilai luhur dan rasa cinta terhadap budaya daerahnya. Implementasi Kurikulum, menyatakan bahwa masing-masing daerah memerlukan pendidikan yang sesuai dengan ciri khas daerahnya untuk pembangunan pendidikan sehingga perlu dikembangkan secara kontekstual. Langkah yang tepat dengan memasukan nilai-nilai kearifan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul biologi berbasis kearifan lokal Daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” untuk meningkatkan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Lambitu Kabupaten Bima NTB”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi oleh ahli materi sebesar 97% dengan kriteria Sangat Valid dan validasi oleh ahli media sebesar 96% dengan kriteria Sangat Valid. penilaian uji praktikalitas diperoleh nilai sebesar 98% dengan kriteria Sangat Praktis. dan penilaian peserta didik diperoleh nilai sebesar 98% dengan kriteria Sangat Baik. Keefektifan skor N-Gain Peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai mean sebesar 0,83 berada pada kategori tinggi. Untuk N-Gain persen peserta didik terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 89,95% dalam kategori efektif. Presentasi hasil yang dibuat berkaitan dengan indikator berpikir kreatif melibatkan pengukuran sejauh mana siswa mampu menyajikan ide, konsep, atau produk dengan cara yang inovatif, kreatif dan unik DenganPresentase 86 % Kategori Sangat Tinggi. Dengan melihat hasil penelitian dari berbagai aspek diambil kesimpulan bahwa modul biologi berbasis kearifan lokal “Ngaha Aina Ngoho” dapat meningkatkan kreativitas siswa. Berdasarkan pengembangan modul biologi berbasis kearifan lokal Daerah Bima “Ngaha Aina Ngoho” dinyatakan layak berdasarkan validitas, keterbacaan, kepraktisan, dan efektivitas sebagai sumber belajar dan dapat meningkatkan berpikir kritis dan kreativitas siswa SMAN 1 Lambitu.
Keywords:
Modul; Kearifan Lokal Ngaha aina Ngoho; Berpikir Kritis; Kreativitas.References
Amabile, T. M. (2020). Creativity in context: Update to the social psychology of creativity. Routledge.
Azwar, S. (2020). Reliabilitas dan validitas (4th ed.). Pustaka Pelajar.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Ennis, R. H. (2018). Critical thinking across the curriculum: A vision. Topoi, 37(1), 165–184.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2020). How to design and evaluate research in education (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Geertz, C. (2019). The interpretation of cultures. Basic Books.
Haka, N. B., et al. (2024). Contextual biology learning to improve higher-order thinking skills. Journal of Science Education, xx(x), xx–xx.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Unpublished manuscript. Indiana University.
Hanifah, N., et al. (2023). Development of biology learning modules to enhance creativity. Journal of Biology Education, xx(x), xx–xx.
Hidayat, M. (2024). Kearifan lokal Ngaha Aina Ngoho dalam perspektif pendidikan lingkungan. Jurnal Pendidikan Berbasis Budaya, xx(x), xx–xx.
Jufrida, et al. (2021). Local wisdom-based science learning. Journal of Physics: Conference Series, xxx, xxx.
Larasati, D., et al. (2020). Contextual learning and students’ critical thinking skills. International Journal of Instruction, 13(2), 1–14.
Odum, E. P., & Barrett, G. W. (2020). Fundamentals of ecology (6th ed.). Cengage Learning.
OECD. (2022). Education for environmental sustainability: Policies and practices. OECD Publishing.
Prastowo, A. (2021). Pengembangan bahan ajar tematik. Kencana.
Runco, M. A., & Jaeger, G. J. (2022). The standard definition of creativity. Creativity Research Journal, 34(2), 92–96.
Sani, R. A. (2022). Pembelajaran berbasis HOTS. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Sultan, A., & Kasim, R. (2024). Local wisdom integration in science learning. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, xx(x), xx–xx.
Tilbury, D. (2021). Education for sustainability: A global perspective. Environmental Education Research, 27(6), 1–15.
Trilling, B., & Fadel, C. (2021). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
License
Copyright (c) 2026 Syahrul, Elly Purwati, Lud Waluyo, Nikman Azmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















