Vol 9 No 2 (2024): Mei
Akses Terbuka
Peer Reviewed

Analisis Kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah

Penulis

Rohana Rohana , Mukhlis Mukhlis , Jamaluddin Jamaluddin

DOI:

10.29303/jipp.v9i2.1882

Diterbitkan:

2024-05-14

Abstrak

Revitalisasi bahasa daerah di Indonesia telah menjadi isu yang semakin penting dan memerlukan perhatian serius. Kemendikbudristek merespons kondisi krisis bahasa daerah yang terancam punah dengan menerapkan Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Pentingnya revitalisasi bahasa daerah sebagai salah satu prioritas merdeka belajar serta sebagai upaya melindungi dan melestarikan bahasa daerah sehingga generasi muda mau belajar dan menggunakan bahasa daerah demi mewujudkan profil pelajar Pancasila. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait Merdeka Belajar Episode ke-17 tersebut. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, Jenis data yang dikumpulkan berupa hasil penelitian dari berbagai artikel, makalah, sumber pustaka dan dokumen yang sesuai. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analistik dengan menerapkan analisa konten. Konten utama yang dianalis adalah Acara Peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah oleh Kemendikbudristek pada Selasa, 22 Februari 2022 yang disiarkan secara daring di Channel Youtube Kemendikbud RI. Penulis menganalisis kebijakan pemerintah berdasarkan teori dari analisis kebijakan menurut William N. Dunn dalam karyanya yang berjudul Public Policy Analysis dan beberapa buku serta artikel terkait. Penulis dalam hal ini mendukung kebijakan pemerintah untuk merevitalisasi bahasa daerah yang hampir punah di Indonesia, dan berharap agar meningkatnya kesadaran publik akan pentingnya melestarikan bahasa daerah sebagai wujud cinta kepada identitas ciri khas daerah masing-masing dalam bingkai NKRI.

Kata Kunci:

Bahasa Daerah, Merdeka Belajar Episode ke-17, Revitalisasi

Referensi

Alwi, Hasan & Dendy Sugono (2003). Politik Bahasa Nasional. Jakarta: Pusat Bahasa.

Asrif. (2010). Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Daerah dalam Memantapkan Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia, Mabasan, Vol. 4 No. 1 Januari—Juni.

Buku Saku Merdeka Belajar Episode ke-17, diakses dari https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/berita-detail/3428/kemendikbudristek-luncurkan-merdeka-belajar-17:-revitalisasi-bahasa-daerah (Lampiran).

Dunn, William N., (2017). Public Policy Analysis: An Integrated Approach, Sixth Edition, New York: Routledge.

Harimansyah, Ganjar. (2017). Pedoman Konservasi dan Revitalisasi Bahasa, Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Badan Bahasa, diakses dari https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/artikel-detail/797/pelindungan-bahasa-daerah-dalam-kerangka-kebijakan-nasional-kebahasaan

Badan Bahasa, diakses dari https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/berita-detail/3428/kemendikbudristek-luncurkan-merdeka-belajar-17:-revitalisasi-bahasa-daerah

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/bahasa%20daerah,

Kamus Besar Bahasa Indonseis (KBBI), diakses dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/revitalisasi

Kemendikbud RI, diakses dari https://itjen.kemdikbud.go.id/web/revitalisasi-bahasa-daerah-upaya-pelindungan-bahasa-dari-kepunahan/

Kemendikbud RI, diakses dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2022/02/sasar-generasi-muda-festival-tunas-bahasa-ibu-jadi-puncak-revitalisasi-bahasa-daerah

Kemendikbud RI. Merdeka Belajar Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah, 1:02:55. 21 Februari 2022. dari https://www.youtube.com/live/nkzI9h5nnAE?si=qKLG0ufC6caD166I.

Keputusan Presiden Nomor 57 tahun 1972 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah.

Leanne, Hinton (2011). Revitalization Of Endangered Language. Dalam Peter K. Austin dan Julia Sallabank, Eds, The Cambridge Handbook Of Endangered Languages. Cambridge: Cambridge University Press.

Lewis, M. Paul, Gary F. Simons and Charles D. Fennig, (Eds.), (2015), Ethnologue: Language Of The World, Eighteenth Edition. Dallas, Texas: SIL International, diakses dari versi daring: http://www.ethnologue.com.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2014 Tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia.

Rana, Adzra Zakiya, dkk., (2022). Kumpulan Opini Terpilih: Generasi Muda dan Masa Depan Bahasa Daerah Sebagai Bahasa Ibu, Jakarta: Masyarakat Linguistik Indonesia.

Steinhauer, H., (2015). The Genesis of Indonesian Language and Script, KITLV Press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Zed, Mestika (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Biografi Penulis

Rohana Rohana, UIN Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Mukhlis Mukhlis, Pascasarjana UIN Mataram, Mataram, Indonesia

Asal Penulis : Indonesia

Jamaluddin Jamaluddin, Universitas Islam Negeri Mataram

Asal Penulis : Indonesia

Cara Mengutip

Rohana, R., Mukhlis, M., & Jamaluddin, J. (2024). Analisis Kebijakan Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1134–1143. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.1882

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.