Analisis Implementasi TBM Dalam Program Lapak Baca Untuk Meningkatkan Literasi Siswa di Desa Karang Bayan
DOI:
10.29303/jipp.v8i4.1796Published:
2023-11-30Downloads
Abstract
Provinsi NTB menempati posisi ke 31 dalam Indeks aktivitas literasi, Salah satu faktor mengapa minat baca di NTB masih rendah ialah masyarakatnya yang masih buta huruf. Adapun upaya untuk menghadapi rendahnya kemampuan literasi peserta didik di Nusa Tenggara Barat salah satunya dengan membentuk program lapak baca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi taman bacaan masyarakat dalam program lapak baca untuk meningkatkan literasi siswa di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, yang di tinjau dari: 1) Implementasi kegiatan program, 2) faktor pendukung dan tantangan program lapak baca, 3) Pelaku penggerak literasi di Desa Karang Bayan. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi serta wawancara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Hasil dari program lapak baca; 1) terdapat kemajuan kemampuan literasi yang positif dari yang sebelumnya masyarakat desa karang bayan buta aksara menjadi bisa membaca, 2) meningkatnya intensitas membaca masyarakat. Sehingga dalam pelaksanaanya program lapak baca ini membantu memotivasi siswa untuk meningkatkan minat baca yang kemudian dapat dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggali ilmu.
Keywords:
Karang Bayan, Lapak Baca, Literasi.References
Aidy Furqon (2020). “Tekan Angka Buta Aksara, NTB Masih Banyak PR”. Suara NTB.https://www.suarantb.com/2020/01/15/tekan-angka-buta-aksara-ntb-masih-punya-banyak-pr/
Azwar Zamhuri (2019). “Kualitas Pendidikan, NTB Ranking 33 dari 34 Provinsi.” Radar Lombok. radarlombok.co.id/kualitas-pendidikan-ntb-ranking-33-dari-34-provinsi.html
Bagoes, Ida Mantra (2004). Filsafat Penelitian & Metode Penlitian Sosial. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Bapenda, NTB. (2022). “Kepala Bappenda NTB Intruksikan Seluruh Samsat Se-NTB Sediakan Pojok Baca” https://bappenda.ntbprov.go.id/Detail%20Berita/1186
Buku Pedoman Penyelenggaran Taman Bacaan Masyarakat (2006). Jakarta: Direktorat Dikmas
Hardjonoprakosa. (1992). Panduan Penyelenggaraan Perpustakaan Keliling. Jakarta: Perpustakaan Nasional.
Lexy. J. Moleong. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. rev. ed. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
LPW, NTB. (2020). “NTB, Krisis Literasi”. https://www.lpwntb.or.id/ntb-krisis-literasi/
Misriyani, M., & Mulyono, S. (2019). Pengelolaan Taman Baca Masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(2), 160-172
N. Santy, & J. Husna (2019). "PERAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT LENTERA HATI SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN NONFORMAL UNTUK ANAK-ANAK NELAYAN DESA KARANGSONG KECAMATAN INDRAMAYU KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT," Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(4), pp. 41-50, Feb. 2019
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.
Rukminingsih, Gunawan Adnan, & Mohammad Adnan Latief (2020). Metode Penelitian Pendidikan Penelitian Kuantitatif, Penelitian Kualitatif, Penelitian Tindakan Kelas (E. Munastiwi & H. Ardi (eds.)). Erhaka Utama.
Sugiyono (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta
Sutarno (2008). Membina Perpustakaan Desa. Jakarta: Sagung Seto.
Winarni, E. D. (2018). Teori dan Praktik Penelitian Kuantitaf Kualitatif PenelitianTindakan Kelas Research and Development. Bumi Aksara
License
Copyright (c) 2023 Neema Chiara Belinda, Mohamad Mustari, Ahmad Fauzan, Edy Herianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















