Pengembangan Media Pembelajaran Ritatoon untuk Menarik Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas IV SDN 1 Kerumut
DOI:
10.29303/jipp.v7i2c.585Published:
2022-05-29Downloads
Abstract
Penelitian ini dilakukan karena guru dalam menyampaikan materi pembelajaran masih sebatas mengajarkan konsep dengan menggunakan metode ceramah dan hanya menggunakan buku tema yang ada. Sehingga peserta didik kurang dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Peneliti tertarik untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik dalam memahami materi dengan menggunakan media pembelajaran Ritatoon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran Ritatoon berdasarkan penilaian validator dan mengetahui respon siswa setelah menggunakan media pembelajaran Ritatoon. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Kerumut dengan tekhnik pengumpulan data wawancara dan angket. Hasil angket validasi ahli materi, ahli media dan respon siswa menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran Ritatoon memperoleh nilai persentase 92% dengan kriteria “sangat layak†dari dosen ahli media, dari dosen ahli materi memperoleh nilai persentase 96% dengan kriteria “sangat layak†Sedangkan dari respon siswa dalam uji coba lapangan setelah menggunakan media pembelajaran Ritatoon memperoleh nilai persentase 98% dengan kriteria “sangat layakâ€. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Ritatoon “sangat layak†untuk digunakan.
Keywords:
Minat belajar, PPKn SD, Ritatoon.References
Arikunto,Suharsimi (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: RinekaCipta.
Arikunto, Suharsimi (2009). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Arsyad, Azhar (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Daryanto (2012). Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.
Jiwandono, I. S., Degeng, N. S. I., & Kusmintardjo (2017). Peran Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif Di Sdn Wonorejo 01 Lawang. Prosiding TEP & PDs Transformasi Pendidikan Abad 21, 6(21), 721–726. Retrieved from https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/download/265/228
Jiwandono, I. S. (2020). Analisis Metode Pembelajaran Komunikatif Untuk Ppkn Jenjang Sekolah Dasar. Elementary School Education Journal), 4(1), 9–19. Retrieved from https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/download/265/228
Jiwandono, I. S. (2020b). Pemanfaatan Dan Penggalian Nilai-Nilai Filosofis Wayang Dalam Upaya Menumbuhkan Karakter Mahasiswa Prodi PGSD. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 20(1), 74–81. Retrieved from http://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/viewFile/130/116
Munib, Acmad (2004). PengantarIlmu Pendidikan. Semarang: Unnes Press.
Padmono, Y. (2011). Manajemen Pembelajaran di Kelas. Salatiga: Widya Sari Press.
Sa’dah, Siti (2015). Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran PKn melalui Penerapan Metode Kerja Kelompok di Kelas V SDN Pisangan 03. (Skripsi S1, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta). Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/30797
Shobirin, M. (2016), Konsep Implementasi K-13 Di Sekolah Dasar, Yogyakarta, Penerbit Depublish.
Wuri & Faturrahman (2011). Pembelajaran Pkn Di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Nuhalitera.
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
klik di sini 


















