Analisis Kolaborasi Siswa Penerapan Talking Stick Model Pemanfaatan Brosur Materi Sosiologi
DOI:
10.29303/jipp.v10i1.3195Published:
2025-02-28Downloads
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi guru dalam membelajarkan materi sosiologi cenderung siswa lebih banyak menerima informasi dari guru daripada siswa aktif berinteraksi antar siswa sehingga menyebabkan pembelajaran sosiologi kurang mendapatkan respon. Penelitian ini bertujuan menganalisis kolaborasi siswa dalam penerapan Talking Stick model pemanfaatan brosur untuk meningkatkan kobalorasi siswa dalam pembelajaran Sosiologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dengan teknik porposive sampling, yaitu guru sosiologi yang mengajar di kelas XII. Analisa data mengikuti analisis kualitatif model Miles and Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi siswa muncul pada penerapan talking stick model pemanfaatan brosur seperti kerja sama, berbagi peran, tanggung jawab bersama, dan interaksi antar siswa berwujud aktivitas berdiskusi, mengumpulkan informasi, mengidentifikasi informasi, bertukar pikiran, membahas permasalahan, mencatat permasalahan, bertanya dan menjawab melalui pemanfatan brosur dipadu alat bantu tongkat (stick).
Keywords:
brosur, kolaborasi, sosiologi, talking stick.References
Acharya, B., Sigdel, S., & Poudel, O. (2024). Analysis of Effectiveness of Collaborative Pedagogy Practices. NPRC Journal of Multidisciplinary Research, 1(4), 172.
Ali, D., Matters, L. N., & Naidoo, Z. E. (2024). Talking Stick Model to Increase Student Learning Activity. Journal of Education and Computer Applications, 1(2), 9-14.
Basrowi dan Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2014). Reseach Design: Pendekatan, Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
Joyce, Bruce & Weil, Marsha (2009). Models of Teaching (edisi ke-8, cetakan ke-1) diterjemahkan oleh Achmad Fuwaid dan Ateila Mirza. Yogyakarta:Pustaka pelajar.
Kemendikbudristek. (2021). Keputusan-Nomor-028-CP-PAUD-SD-SMP-SMA-SDLB-SMPLB-dan-SMALB.
Komalasari, Kokom (2010). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. PT Refika Aditama. Bandung.
Lase, F. (2022). Peran Perencanaan Pembelajaran Dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 149-157.
Newby, Timothy J., Donald A. Stepich, James D. Lehman & James D. Russel. (2000). Instructional Technology for Teaching and Learning.2 nd Edition New Jersey: Upper Saddle River.
Novianto, V., Febriani, E. D., & Utami, N. W. (2019). The increase of students discipline, self-confidence, and interest in Indonesian history learning through the talking stick model. Int J Sci Technol Res, 8(12), 1814-6.
Putrianingsih, S., Muchasan, A., & Syarif, M. (2021). Peran perencanaan pembelajaran terhadap kualitas pengajaran. INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan Kebudayaan, 7(1), 138-163.
Saifuddin, A., & Wathon, A. (2019). Membangun Pembelajaran Kolaboratif Melalui Kegiatan Bermain Alat Permainan Edukatif. Sistim Informasi Manajemen, 2(1), 79-107.
Winkel, W.S. (2009). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
Yin, R. K. (2017). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th edition). California: SAGE Publications.
Zega, I., Seofeto, A. I. O., Zebua, S. C., Bate’e, F. S., & Bawamenewi, A. (2024). Optimizing Classroom Engagement: Improving Student Focus and Participation Using the Talking Stick Learning Model. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 10(2), 368-374.
Zhang, Q., Lin, S., & Liu, J. (2024). Factors impacting college students’ collaborative learning intention: a social cognitive theory perspective. Interactive Learning Environments, 1-15.
License
Copyright (c) 2025 Hairil Wadi, Sukardi Sukardi, Imam Malik, Holizatun Nida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
klik di sini 


















