Hubungan Keterampilan Sosial dengan Penerimaan Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus di SDN Tanak Embang Tahun Pelajaran 2022/2023
DOI:
10.29303/jipp.v7i4b.1033Diterbitkan:
2022-12-04Unduhan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang. (2) Bagaimana penerimaan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang. (3) Bagaimana hubungan keterampilan sosial dengan penerimaan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi. Metode pengumpulan data adalah angket dengan skala likert. Subjek penelitian sebanyak 109 siswa reguler yang berada pada kelas inklusif di SDN Tanak Embang yaitu kelas 2, 3, dan 5. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dan uji hipotesis dengan korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang termasuk dalam kategori sedang. (2) Penerimaan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang termasuk dalam kategori sedang. (3) Ada hubungan positif dan signifikan antara keterampilan sosial dengan penerimaan sosial siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang tahun pelajaran 2022/2023 dengan nilai pearson correlation sebesar 0,797. Artinya bahwa semakin tinggi keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus maka akan semakin tinggi pula penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang, sebaliknya semakin rendah keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus maka akan semakin rendah penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di SDN Tanak Embang.
Kata Kunci:
Keterampilan Sosial, Penerimaan Sosial, Siswa Berkebutuhan KhususReferensi
Anggriana, T. M. (2017). Peran konselor dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa difabel. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian LPPM Universitas PGRI Madiun (pp. 146-151).
Agustriyana, Nur Astuti & Nisa, A. T. (2017). Perbedaan Keterampilan Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus dan Tidak Berkebutuhan Khusus (Siswa Normal) di Sekolah Inklusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 3(1), 12-16.
Arikunto, Suharsimi (2010). Prosedur Penelitian. Bandung: Rineka Cipta.
Diahwati, R., Hariyono, H., & Hanurawan, F. (2016). Keterampilan sosial siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusi. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(8), 1612-1620.
Irawati, Nunung (2015). Hubungan Antara Empati dengan Penerimaan Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa ABK di Kelas Inklusif (SMPN 2 Sewon). Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Jannah, F., Sulistiyana, S., & Sugianto, A. (2022). Hubungan Keterampilan Sosial dan Kontrol Diri dengan Penerimaan Teman Sebaya Pada Siswa SMP Negeri 33 Banjarmasin. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 12(1), 75-84.
Jannah, M. (2013). Hubungan antara Keterampilan Sosial dengan Penerimaan Teman Sebaya pada Siswa Kelas VII di MTS Muhammadiyah 1 Malang Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Kadir, Abdul (2015). “Penyelenggaraan Sekolah Inklusi di Indonesiaâ€. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 1-22.
Lisinus, Rafael & Pastria Serimbing (2020). Pembinaan Anak Berkebutuhan Khusus (Sebuah Perspektif Bimbingan dan Konseling). Medan: Yayasan Kita Menulis.
Milla, I. (2018). Pengaruh pendidikan inklusif terhadap keterampilan sosial dan Self Esteem siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar se-Kecamatan Lowokwaru Kota Malang (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Nissa, Khoirun et al. (2019). Hubungan Egosentrisme dengan Penerimaan Sosial Siswa Reguler terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. Psycho Holistic, 1(1), 37-44.
Permendiknas No. 70 Tahun 2009. Tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.
Rizki, Amalia Nur (2016). “Profil Ketrampilan Sosial Anak Autistik di Sekolah Penyelenggara Program Inklusi (SPPI) Kota Yogyakarta,†Jurnal Widia Ortodidaktika. Vol 6.
Santrock, J. W. (2004). Psikologi Pendidikan. Terjemahan oleh Wibowo. 2013. Jakarta: Kencana.
Setyabudi, Aziz (2018). Hubungan Persepsi dan Penerimaan Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus. Doctoral Dissertation. University of Muhammadiyah Malang.
Silfiasari, S. (2017). Empati dan pemaafan dalam hubungan pertemanan siswa reguler kepada siswa berkebutuhan khusus (abk) di sekolah inklusif. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 126-143.
Sukmaningsih, A. (2021). Eksistensi penerimaan teman sebaya bagi penguatan keterampilan sosial siswa. Journal Civics & Social Studies, 5(1), 65-79.
Sumansih (2020). Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar. Surakarta: Muhammadiyah Universitas Press.
Suryani, D. W. M., & Sudarto, Z. (2018). Studi Tentang Keterampilan Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus di SMP Inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus, 10(2).
Su'ud, F. M. (2017). Pengembangan keterampilan Sosial Anak Usia Dini Analisis Psikologi Pendidikan Islam. AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 6(2), 227-253.
Wibowo, S. B., & Nurlaila, S. (2016). Self Esteem pada Aanak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 8(1), 30-34.

klik di sini 


















